Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

[VIRAL] Nasi MBG Bolong dan Lauk Basi di Lombok Timur, Orang Tua Siswa Protes

Viral Nasi MBG Diduga Bolong di Lombok Timur, Orang Tua Siswa Keluhkan Porsi dan Lauk Santan Disebut Basi

Repelita Lombok Timur - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah dugaan pengurangan porsi nasi hingga lauk bersantan yang disebut basi mencuat dari Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Informasi tersebut berawal dari video yang dikirimkan orang tua siswa kepada media lokal Info Lombok dan langsung menyebar luas di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, terlihat nasi dalam kotak makan tampak penuh dari bagian atas, namun saat dibuka lebih lanjut, bagian tengah nasi terlihat kosong atau bolong.

Peristiwa itu disebut terjadi di Pondok Pesantren Sa'adatul Islamiah NWDI Tembeng Putik, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur, pada Kamis 12 Februari 2026.

Dalam keterangan yang menyertai video, disebutkan bahwa tidak semua nasi dalam paket MBG mengalami kondisi serupa, melainkan hanya sebagian siswa yang menerima nasi bolong.

Disebutkan pula bahwa sekolah lain juga sempat mengunggah keluhan serupa di Facebook karena menemukan nasi dengan bagian tengah yang kosong.

Selain persoalan porsi nasi, video tersebut juga menyinggung kondisi lauk bersantan yang diduga sudah basi saat diterima para siswa.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran orang tua terkait kualitas dan keamanan makanan yang dikonsumsi anak-anak mereka di lingkungan pondok pesantren.

Pihak sekolah dikabarkan telah menyampaikan protes atas temuan tersebut dan berharap dapur atau penyedia layanan MBG dapat segera melakukan evaluasi serta pembenahan.

Program MBG sendiri bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi siswa sekaligus mendukung kesehatan dan konsentrasi belajar mereka di sekolah.

Karena itu, kualitas makanan, kebersihan, serta porsi yang sesuai standar menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan program nasional ini.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak penyedia maupun instansi terkait mengenai dugaan nasi bolong dan lauk basi tersebut.

Namun kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat dalam distribusi makanan untuk peserta didik di Lombok Timur.

Orang tua siswa berharap program yang seharusnya membantu pemenuhan gizi anak-anak tidak justru menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat.

Evaluasi menyeluruh dinilai perlu dilakukan agar kepercayaan masyarakat terhadap program Makan Bergizi Gratis tetap terjaga dengan baik.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved