Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Saiful Huda: Pilpres Masih Lama, Politisi Kok Sibuk Cari Muka Usung Prabowo Lagi?

 

Repelita Jakarta - Langkah politik Partai Solidaritas Indonesia, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Amanat Nasional yang kembali mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden untuk Pemilihan Umum 2029 menuai kritik tajam dari analis politik Saiful Huda Ems.

Saiful menyayangkan manuver awal partai-partai tersebut yang dinilainya terlalu dini dan tidak mencerminkan prioritas terhadap persoalan kebangsaan yang jauh lebih mendesak untuk diselesaikan.

"Pilpres masih lama sekali namun politisi-politisi sudah sibuk cari muka untuk mencalonkan Prabowo sebagai presiden lagi," kata Saiful melalui keterangan tertulis yang diterima pada Selasa (10/2/2026).

Ia secara spesifik menyoroti pernyataan mantan Presiden Joko Widodo yang belakangan gencar mewacanakan perpanjangan masa kepemimpinan Prabowo Subianto bersama Gibran Rakabuming Raka untuk periode kedua.

"Padahal 2029 masih lama," kata Saiful mempertanyakan urgensi pembahasan kontestasi nasional yang masih berjarak tiga tahun ke depan.

Lebih jauh, Saiful mempertanyakan arah berpikir para elit partai yang menurutnya lebih sibuk mengamankan kekuasaan ketimbang merumuskan solusi atas berbagai masalah struktural yang dihadapi masyarakat akar rumput.

"Kenapa mereka tidak menyibukkan diri berbuat yang lebih banyak dan cerdas lagi untuk memajukan kehidupan rakyat, namun malah sibuk mau mencari kekuasaan lagi dan lagi saja," pungkas Saiful mengakhiri pernyataan kritisnya.

Ia menilai obsesi terhadap kekuasaan telah mengaburkan nalar kebangsaan para politisi yang seharusnya bekerja maksimal menyelesaikan sisa masa jabatan yang masih berjalan.

Fenomena kampanye dini ini menurutnya juga mencerminkan kegagalan kaderisasi dan rendahnya kepercayaan partai terhadap kader internal yang dimiliki untuk disiapkan sebagai calon pemimpin masa depan.

Saiful menegaskan bahwa rakyat membutuhkan kerja nyata, bukan sekadar manuver pencitraan yang hanya menguntungkan segelintir elit tanpa dampak signifikan terhadap kesejahteraan warga.

Ia berharap para pimpinan partai dapat segera mengalihkan fokus dari agenda kekuasaan jangka panjang ke tugas konstitusional yang menanti di depan mata, terutama pengawalan program-program pemerintahan yang berpihak pada kepentingan publik.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved