Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Media Palestina Soroti Konsesi Panas Bumi di Halmahera, Singgung Konsistensi Sikap Indonesia

 

Repelita Jakarta - Media Palestina Quds News Network menyoroti keputusan Indonesia memberikan konsesi proyek pengembangan panas bumi di Halmahera kepada PT Ormat Geothermal Indonesia.

Langkah tersebut dikaitkan dengan posisi politik Indonesia yang selama ini dikenal sebagai pendukung kuat perjuangan kemerdekaan Palestina.

Quds News Network menulis "Meskipun menampilkan diri sebagai pembela hak-hak Palestina yang kuat, Indonesia memberikan konsesi panas bumi di Halmahera kepada PT Ormat Geothermal Indonesia."

PT Ormat Geothermal Indonesia disebut memiliki keterkaitan dengan sistem ekonomi Israel sehingga keputusan ini dianggap berpotensi menimbulkan implikasi politik dan lingkungan.

Media tersebut menyatakan bahwa langkah ini berisiko melemahkan posisi politik Indonesia terhadap Palestina sekaligus memberikan tekanan industri lebih besar pada hutan yang rapuh di wilayah tersebut.

Proyek yang dimaksud adalah pengembangan panas bumi Telaga Ranu yang menjadi bagian dari agenda transisi energi nasional menuju Net Zero Emissions pada tahun 2060.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memberikan konsesi tersebut pada tanggal 8 Januari 2026 sebagai upaya mempercepat pemanfaatan energi terbarukan.

Meskipun perluasan energi terbarukan dianggap penting para kritikus berpendapat bahwa hal itu tidak boleh mengorbankan konsistensi politik atau perlindungan lingkungan.

Di sisi lain potongan video wawancara Presiden Prabowo Subianto beredar luas di media sosial dan dimanfaatkan untuk membangun narasi yang dinilai menyesatkan.

Video tersebut diambil pada tanggal 24 September 2025 usai Prabowo menyampaikan pidato di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa bukan pernyataan terbaru seperti yang disuguhkan dalam unggahan viral.

Jika disimak secara utuh pernyataan Prabowo justru menegaskan sikap konsisten Indonesia mendukung kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara.

Prabowo menekankan pentingnya pengakuan Israel terhadap Palestina serta jaminan keamanan bagi kedua belah pihak sebagai bagian dari proses rekonsiliasi.

Ia menyatakan "Alhamdulillah saya menggunakan panggung itu untuk menyampaikan sikap Indonesia, kita sangat merasakan jeritan penderitaan rakyat Gaza."

Prabowo juga menambahkan bahwa Indonesia mendorong perdamaian yang berkeadilan dengan mengakui menghormati serta menjamin keamanan semua pihak.

Dalam pidato di Sidang Umum PBB Prabowo menyoroti tragedi kemanusiaan di Gaza dan mendesak penyelesaian konflik melalui solusi dua negara.

Ia mempertanyakan nurani dunia internasional atas penderitaan warga sipil dengan menyatakan "Situasi di Gaza masih sedang terungkap di depan mata kita orang-orang tak berdosa menangis, minta tolong untuk diselamatkan."

Prabowo menegaskan "Apakah kita bisa tetap diam? Apakah tidak akan ada jawaban atas jeritan mereka?"

Meskipun Indonesia terus menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sekaligus mendorong perdamaian yang menjamin keamanan semua pihak pemberian konsesi proyek panas bumi di Halmahera tetap menjadi perhatian media Palestina.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved