Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Kelapa Muda untuk Dua Hari MBG Bikin Publik Geleng-geleng Kepala, Jhon Sitorus: Ini Namanya Pelecehan kepada Rakyat

 

Repelita Pamekasan - Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan Jawa Timur memicu gelombang reaksi publik setelah viral penyaluran satu butir kelapa muda untuk dikonsumsi selama dua hari kepada dua ribu tiga puluh siswa.

Penyaluran tersebut dilakukan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Bumdes Sejahtera di Desa Rek Kerrek pada Kamis 12 Februari 2026 sebagai menu untuk hari Kamis dan Jumat.

Setiap siswa menerima satu butir kelapa muda dua butir telur mentah dua potong roti produksi UMKM serta susu dalam kemasan sehingga menu dua hari dijadikan satu paket penyaluran.

Pegiat media sosial Jhon Sitorus mengecam kebijakan tersebut sebagai tidak masuk akal dari sisi pemenuhan gizi anak sekolah.

Ia menyatakan "Kelapa muda satu butir untuk dua hari? Ini namanya pelecehan kepada rakyat dan anak-anak bangsa."

Jhon mempertanyakan dasar perhitungan gizi yang digunakan dalam pembagian menu tersebut.

Menurutnya program MBG memiliki tujuan mulia namun pelaksanaannya memerlukan evaluasi menyeluruh agar tidak menimbulkan kontroversi berkepanjangan.

Ia menambahkan "Tolonglah, MBG masih perlu dievaluasi, presiden seharusnya marah dengan kejadian begini bukan mengancam orang-orang kritis."

Jhon menegaskan bahwa kritik masyarakat terhadap MBG bukanlah bentuk kebencian melainkan wujud kepedulian terhadap kualitas program.

Ia menyatakan "Orang-orang kritisi MBG bukan karena benci programnya, tapi karena ulah-ulah pegawai MBG yang melecehkan program MBG itu sendiri."

Jhon juga mengingatkan bahwa MBG menggunakan anggaran negara dari pajak rakyat sehingga memerlukan pengawasan ketat.

Ia menekankan "Apalagi, MBG menghabiskan sebagaian besar anggaran pendidikan yang berasal dari pajak rakyat. Maka jangan pandang ini sebagai kebencian tetapi sebagai monitoring."

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Pamekasan Hariyanto Rahmansyah Tri Arif menyatakan bahwa menu harus dalam kondisi siap saji sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menjelaskan bahwa penyaluran kelapa muda utuh tanpa pengolahan dinilai menyalahi pedoman penyajian sehingga SPPG terkait telah diberikan teguran melalui telepon.

Hariyanto mengingatkan seluruh SPPG di Pamekasan untuk lebih teliti dalam menentukan menu agar sesuai petunjuk teknis BGN serta memenuhi angka kecukupan gizi harian anak.

Ia menegaskan "Menu MBG yang diberikan harus sesuai juknis BGN dan sesuai angka kecukupan gizi."(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved