
Repelita Solo - Kediaman mantan Presiden Joko Widodo di Jalan Kutai Utara Nomor satu Kelurahan Sumber Surakarta mendadak menjadi perhatian publik setelah muncul dengan penamaan Tembok Ratapan Solo pada layanan peta digital Google Maps.
Perubahan nama lokasi tersebut memicu gelombang diskusi luas di berbagai platform media sosial dan menarik rasa ingin tahu masyarakat terhadap asal-usul serta maksud di balik penandaan unik itu.
Fenomena ini semakin menonjol setelah beredar video singkat yang menampilkan seorang pemuda berpose di depan gerbang rumah sambil menirukan gerakan meratap sehingga konten cepat menyebar di kalangan generasi muda.
Akun Instagram @indopium_ turut memperkuat tren tersebut dengan unggahan pada Selasa tujuh belas Februari dua ribu dua puluh enam yang menyatakan Tembok Ratapan di Solo kini jadi salah satu spot paling hype buat anak muda Gen Z.
Ajudan pribadi Jokowi AKBP Syarif Fitriansyah mengonfirmasi bahwa dirinya telah mengetahui adanya penamaan tersebut di Google Maps meskipun belum dapat memverifikasi apakah mantan presiden telah menerima informasi terkait.
Ia menyampaikan pernyataan Ya saya sudah tahu Enggak tahu Bapak sudah tahu apa belum ya sebagai respons atas pertanyaan mengenai kesadaran Jokowi terhadap perubahan nama lokasi tersebut.
Identitas pelaku pertama yang mengusulkan perubahan nama serta tujuan sebenarnya masih belum terungkap secara jelas hingga saat ini.
Fitur Google Maps memungkinkan pengguna umum mengajukan usulan modifikasi nama tempat sehingga kemungkinan besar berasal dari inisiatif perorangan atau komunitas tertentu.
Sejak kembali menetap di Solo pada Oktober tahun lalu kediaman Jokowi telah menjadi salah satu titik kunjungan favorit bagi warga masyarakat pejabat serta tokoh politik yang ingin bertemu atau mengabadikan momen di depannya.
Mantan presiden kerap meluangkan waktu untuk menyapa dan berinteraksi dengan para pengunjung ketika memungkinkan sehingga mempertahankan daya tarik kediamannya sebagai destinasi populer di kota tersebut.
Penamaan Tembok Ratapan di ranah digital ini menambah satu episode baru dalam rangkaian cerita menarik seputar rumah mantan kepala negara yang terus menjadi sorotan masyarakat.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok.

