Repelita Jakarta - Ratusan mahasiswa dari Pergerakan Kader KAMMI Jakarta mendatangi kantor PT Agrinas Pangan Nusantara di Jalan DI Pandjaitan kawasan Cipinang Jakarta Timur pada Jumat sore 27 Februari 2026 untuk menyampaikan protes keras.
Aksi unjuk rasa tersebut difokuskan pada rencana perusahaan yang akan mengimpor sebanyak seratus lima ribu unit mobil pikap asal India guna mendukung operasional Koperasi Desa Merah Putih.
Koordinator aksi Bambang dengan tegas menyatakan bahwa Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota diminta segera membatalkan seluruh rencana impor tersebut demi menghindari kerugian bagi industri dalam negeri.
Menurut Bambang direksi perusahaan tidak boleh sembarangan melakukan importasi dan wajib mematuhi ketentuan hukum yang berlaku secara ketat tanpa pengecualian.
Ia menekankan bahwa kebijakan impor harus selaras dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian serta Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2017 mengenai Pengembangan Perindustrian.
Bambang menambahkan bahwa apabila rencana impor tetap dilaksanakan maka Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota dinilai tidak layak lagi menduduki jabatannya dan sepatutnya dicopot demi pertanggungjawaban atas kebijakan yang diambil.
Para demonstran menilai langkah impor massal tersebut berpotensi merugikan produsen lokal serta bertentangan dengan semangat penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi desa.
Aksi berlangsung dengan tertib di depan gedung perusahaan sambil membentangkan spanduk dan menyuarakan tuntutan agar pemerintah serta perusahaan lebih mengutamakan produk dalam negeri untuk kebutuhan operasional Kopdes Merah Putih.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

