/2021/03/02/202269886.jpg)
Repelita Jakarta - Mantan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mendapat sambutan hangat dari publik setelah dipanggil menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara. Pertemuan yang berlangsung pada Rabu, 4 Februari 2026 tersebut mempertemukan presiden dengan sejumlah mantan pejabat tinggi di bidang diplomasi.
Unggahan mengenai pertemuan ini di media sosial memicu berbagai reaksi dari warganet yang memuji kinerja dan integritas Retno Marsudi selama menjabat. Seorang pengguna akun Instagram @gendistawa99 menuliskan komentar yang merepresentasikan apresiasi publik terhadap kepemimpinan diplomasi Indonesia di era Retno.
“Menlu plg keren bu retno.. Pemberani (emoticon api sebagai tanda menyala) g gentar lawan zionis n mamarika,” tulis pemilik akun tersebut. Komentar serupa juga muncul dari akun lain yang menyatakan kerinduan terhadap figur menteri luar negeri yang dianggap memiliki integritas dan kecerdasan.
“Kangennnn ibu @retno_marsudi,” timpal akun @yuyun_wahyuni. Pengguna lain dengan akun @ianutami menambahkan, “Bu @retno_marsudi ….Rindu Menlu yg Berintegritas dan cerdas..”. Pujian-pujian ini menunjukkan sentimen positif yang masih melekat pada mantan menteri tersebut di mata publik.
Sebaliknya, komentar warganet juga menyoroti perbandingan dengan menteri luar negeri yang sedang menjabat saat ini. Beberapa akun menyampaikan kritik terhadap penampilan atau kinerja Menteri Luar Negeri Sugiono dengan kalimat yang cukup kontras.
“Sugiono jadi menteri plonga plongo,” tulis akun @diditari_official. Akun lain dengan nama @tjdrnsel6no11b memberikan komentar berbeda dengan menyatakan, “Tetep aja sugiono is the best…. Bagi prabowo,” yang kemudian ditanggapi oleh akun @umarm.471 dengan pernyataan, “Beliau mau di ganti”.
Pertemuan di Istana tersebut juga dihadiri oleh mantan menteri luar negeri lainnya seperti Alwi Shihab dan Marty Natalegawa serta mantan wakil menteri luar negeri Dino Patti Djalal. Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan forum diskusi tentang perkembangan geopolitik global.
“Bapak Presiden hari ini menerima para Menlu, wakil Menlu, juga mantan Menlu, wakil Menlu, serta para think tank untuk berdiskusi,” kata Arrmanatha. Pertemuan ini menandai upaya pemerintah untuk merangkul berbagai pemikiran dan pengalaman dari para diplomat senior dalam menghadapi tantangan hubungan internasional.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

