
Repelita Jakarta - Seorang guru sekolah dasar pemilik akun TikTok dengan username Cikgu Ucan kini menjadi sorotan publik setelah kontennya menuai kecaman keras dari netizen.
Guru yang berstatus aparatur sipil negara tersebut kerap mengunggah video kegiatan di sekolah namun beberapa konten bersama seorang siswi kelas enam berhijab dianggap mengarah pada child grooming.
Dilansir dari akun X @MiskinTV_ konten tersebut mencakup aksi memaksa menyuapi kue hingga foto ijazah dengan caption yang dianggap tidak pantas.
Salah satu video menampilkan tulisan Hari ini kita foto buat ijazah dulu yak, nanti kita foto bareng di KUA yang memicu reaksi negatif luas.
Akun TikTok Cikgu Ucan telah mengganti username dan menghapus konten-konten terkait siswi tersebut namun netizen terus memburu dan mengkritiknya di berbagai platform.
Kecaman netizen semakin keras karena pelaku adalah guru yang memiliki relasi kuasa terhadap anak didik sehingga tindakan tersebut dinilai sangat berbahaya.
Kalo kontennya mengarah ke child grooming, itu bukan sekadar konten gak pantas, tapi udah masuk ranah pidana. Apalagi pelakunya guru SD, punya relasi kuasa ke anak tulis netizen dengan akun @guudlu****.
Sakit jiwa ini guru, kek gini grooming, pedofil, gw klo punya wewenang uda gw pecat ini guru, gw ganti dgn guru honorer, masi banyak guru honorer yg tulus berkorban yg butuh status tetap sahut akun @Jempolk*.
Sikatlah gurunya, dari mana ajaran kaya gitu di sekolah ! Cukup ngajar dan mendidik gk lebih apalagi kaya di vidio. Gk bisa dibiarin takutnya kebiasaan jadinya bablas balas akun @bandn****.
Kontroversi ini menimbulkan kekhawatiran serius terkait batas interaksi guru dan murid di media sosial serta potensi pelanggaran etika profesi pendidikan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

