Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

[BREAKING NEWS] Iran Balas Serang Pangkalan AS di Bahrain dan Qatar dengan Rudal Hipersonik, Ledakan Guncang Al-Udeid dan Manama

Repelita Teheran - Iran melancarkan serangan balasan besar-besaran menggunakan rudal hipersonik serta drone ke wilayah Israel dan pangkalan militer Amerika Serikat sebagai respons atas agresi gabungan yang terjadi pada Sabtu 28 Februari 2026.

Korps Garda Revolusi Islam mengonfirmasi peluncuran gelombang rudal balistik dan pesawat nirawak yang menargetkan beberapa lokasi strategis di Israel serta instalasi militer AS di kawasan Teluk.

Rudal Iran dilaporkan menghantam pangkalan udara Al-Udeid di Qatar yang merupakan markas terbesar Amerika Serikat di Timur Tengah serta beberapa fasilitas di Bahrain.

Ledakan keras mengguncang Manama ibu kota Bahrain di mana sirene darurat meraung-raung di seluruh wilayah markas Armada Kelima AS.

Beberapa laporan menyebutkan rudal hipersonik IRGC ditujukan langsung ke kapal induk USS Abraham Lincoln meskipun detail dampak belum dapat dikonfirmasi secara independen.

Israel segera menetapkan status darurat nasional dengan sirene peringatan serangan udara berbunyi di Yerusalem Tel Aviv serta berbagai kota besar lainnya.

Sistem pertahanan udara Israel berupaya mencegat proyektil yang datang namun tidak mampu menghalau seluruh serangan sehingga ledakan terdengar di wilayah utara dan jantung kota Tel Aviv.

Puing rudal yang dicegat jatuh di area pemukiman Uni Emirat Arab dan menewaskan satu warga sipil setempat.

Pesawat resmi Perdana Menteri Israel yang dikenal sebagai Wing of Zion terlihat berputar di lepas pantai negara tersebut sementara spekulasi menyebut Netanyahu telah meninggalkan wilayah daratan.

"Netanyahu telah meninggalkan Israel" tulis akun X @Partisan_12 dalam cuitan yang menjadi sorotan.

Wilayah udara Israel Iran serta Irak ditutup total untuk lalu lintas penerbangan sipil guna menghindari risiko lebih lanjut.

Perdana Menteri Israel menyatakan serangan balasan Iran merupakan ancaman eksistensial sementara Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi operasi tempur besar telah berlangsung.

Situasi di lapangan terus berkembang dengan cepat sehingga seluruh kawasan Timur Tengah berada dalam tingkat kewaspadaan tertinggi.

Dampak serangan balasan ini berpotensi memperluas konflik dan menarik lebih banyak aktor regional serta internasional ke dalam pusaran ketegangan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved