Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Trump Perkenalkan “Doktrin Donroe” Tegaskan Dominasi AS di Belahan Barat Usai Operasi Venezuela

 ‘Doktrin Monroe’ yang Digunakan Trump untuk Serang Venezuela dan Tangkap Maduro, Apa Itu?

Repelita Washington - Presiden Donald Trump kembali mengemukakan konsep kebijakan luar negeri yang ia sebut sebagai versi baru Doktrin Monroe, atau yang dikenal dengan istilah "Doktrin Donroe", ketika membahas operasi militer Amerika Serikat terhadap Venezuela serta penangkapan Nicolas Maduro.

Istilah tersebut digunakan Trump untuk menegaskan supremasi Amerika Serikat di kawasan Belahan Bumi Barat.

"Doktrin Monroe adalah hal yang penting, tetapi kita telah melampauinya jauh sekali. Sekarang mereka menyebutnya doktrin Donroe," kata Trump.

"Dominasi Amerika di Belahan Bumi Barat tidak akan pernah diragukan lagi," tegasnya.

Nama "Donroe" merupakan gabungan dari Doktrin Monroe dengan inisial nama Donald Trump.

Doktrin Monroe sendiri pertama kali dicetuskan oleh Presiden James Monroe pada 2 Desember 1823 dalam pidato tahunan kepada Kongres.

Kebijakan itu menentang intervensi Eropa di wilayah Amerika serta menolak kolonisasi baru di Belahan Barat.

Monroe menyatakan bahwa urusan Eropa dan Amerika harus dipisahkan secara tegas.

Ia memperingatkan bahwa upaya kekuatan Eropa untuk ikut campur di Amerika akan dianggap sebagai ancaman terhadap Amerika Serikat.

Pada saat yang sama, Amerika menjanjikan tidak akan mencampuri urusan internal Eropa atau koloni yang sudah ada.

Doktrin ini bertujuan mempertahankan status quo serta mendorong penarikan pengaruh Eropa dari kawasan Amerika.

Selama bertahun-tahun, Doktrin Monroe menjadi landasan utama kebijakan luar negeri Amerika Serikat, meskipun penerapannya kadang diabaikan oleh presiden-presiden berikutnya.

Pada 1904, Presiden Theodore Roosevelt menambahkan interpretasi baru yang dikenal sebagai Klausul Roosevelt.

Tambahan itu memberikan hak kepada Amerika Serikat untuk melakukan intervensi di Amerika Latin guna mencegah campur tangan Eropa, terutama dalam masalah utang atau ketidakstabilan.

Roosevelt berargumen bahwa Amerika memiliki tanggung jawab untuk menjaga ketertiban di kawasan tersebut.

Interpretasi ini kemudian menjadi pembenaran bagi intervensi Amerika di beberapa negara seperti Republik Dominika, Haiti, serta Nikaragua pada dekade-dekade berikutnya.

Dalam era Trump, "Donroe" digambarkan sebagai pendekatan yang lebih tegas dan langsung terhadap negara-negara di Belahan Barat yang dianggap mengancam kepentingan Amerika.

Istilah tersebut telah muncul sebelumnya, termasuk dalam dokumen Strategi Keamanan Nasional Amerika Serikat yang dirilis November 2025.

Dokumen itu secara eksplisit menyatakan niat untuk memperkuat dan menerapkan versi baru Doktrin Monroe sesuai visi Trump.

Pemerintahan Trump menekankan keinginan agar Belahan Barat bebas dari pengaruh asing serta mendukung stabilitas yang menguntungkan kepentingan Amerika.

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved