Repelita Lebak - Beredarnya video viral mengenai menu Makan Bergizi Gratis di SMAN 1 Cigemblong memicu perhatian publik.
Video tersebut menunjukkan sajian berupa telur dan jagung yang diduga dalam kondisi mentah diberikan kepada siswa.
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi wilayah Cigemblong memberikan penjelasan resmi menanggapi sorotan tersebut.
Pihak SPPG menyatakan bahwa kehadiran telur mentah dalam paket makanan merupakan akibat kesalahan teknis.
Kesalahan terjadi pada proses pemorsian di dapur penyelenggara program Makan Bergizi Gratis.
Sekitar lima belas kilogram telur mentah secara tidak sengaja tercampur dan terbawa ke area pembagian.
“Telur mentah tersebut tidak sengaja masuk ke area pemorsian. Ini murni kesalahan teknis di lapangan,” demikian penjelasan pihak SPPG Cigemblong dikutip dari akun Instagram @infoserang pada tanggal 25 Januari 2026.
Untuk menu jagung yang juga tampak dalam video, dijelaskan bahwa bahan tersebut sebenarnya telah melalui proses perebusan.
Kondisi jagung tersebut berada pada tingkat kematangan setengah matang dan tidak sepenuhnya mentah.
Meski demikian, penyelenggara mengakui bahwa peristiwa ini menjadi bahan evaluasi penting dalam pelaksanaan program.
Pengawasan terhadap kualitas bahan dan standar penyajian makanan akan ditingkatkan secara signifikan.
Program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk memenuhi asupan nutrisi seimbang bagi peserta didik.
Tujuannya adalah mendukung kesehatan fisik dan konsentrasi belajar siswa selama menempuh pendidikan.
Oleh karena itu, kualitas bahan pangan serta proses pengolahannya menjadi aspek yang sangat krusial.
SPPG Cigemblong berkomitmen memperketat prosedur operasional mulai dari pemorsian hingga distribusi makanan.
Koordinasi dengan petugas dapur dan pengawasan internal akan ditingkatkan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.
Pihak sekolah telah melakukan koordinasi untuk menyediakan menu pengganti yang aman dan memenuhi standar gizi.
Viralnya kasus ini menyadarkan semua pihak bahwa program berskala nasional memerlukan pengawasan ketat.
Transparansi dan respons cepat dari penyelenggara sangat diperlukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
Distribusi menu Makan Bergizi Gratis di hari-hari berikutnya dipastikan telah berjalan dengan normal.
Proses pengawasan dilakukan lebih ketat untuk memastikan setiap paket yang dibagikan layak untuk dikonsumsi.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
Setiap temuan dan kritik dari masyarakat dijadikan sebagai masukan untuk perbaikan sistem secara berkelanjutan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

