
Repelita Jakarta - Mantan pejabat tinggi Muhammad Said Didu menyampaikan kritik sindiran terhadap Menteri Koordinator Luhut Binsar Pandjaitan terkait pernyataan soal ijazah yang dianggap tidak penting.
Pernyataan Luhut tersebut terekam dalam video pidato yang dibagikan oleh akun X @panca66 pada 5 Januari 2026.
Dalam rekaman itu, Luhut mengaku tidak ingat lagi di mana menyimpan ijazah pribadinya dan menilai dokumen tersebut tidak memiliki relevansi signifikan.
Apa sih ijazah itu? Saya pun tidak tahu ijazah saya dimana saya taruh. Dan saya pikir tidak relevan yang paling relevan itu apa yang kau berikan, kontribusikan pada negara ini ungkap Luhut dalam pidatonya.
Ia melanjutkan dengan menekankan bahwa yang terpenting adalah kontribusi nyata bagi bangsa, bukan sekadar dokumen formal.
Kau tanya pada dirimu apa yang sudah kau berikan pada negara ini, apakah memberikan keributan atau pikiran-pikiran yang membuat Indonesia lebih bagus tambahnya.
Luhut juga menyarankan agar masyarakat tidak menyampaikan ide-ide tambahan kepada pemerintah yang dianggapnya tidak perlu dan tidak relevan.
Jangan kita memberikan pikiran-pikiran tambahan ke Pemerintah yang sebenarnya tidak perlu karena itu persoalan yang tidak relevan terangnya.
Said Didu merespons video tersebut melalui akun X @msaid_didu pada 6 Januari 2026 dengan nada sindiran.
Tapi yg selalu dibanggakan dan seakan paling nasionalis krn pernah punya pangkat tulis Said Didu sebagai balasan atas pernyataan Luhut yang meremehkan pentingnya ijazah.
Kritik ini seolah menyoroti kontradiksi antara sikap Luhut yang bangga dengan pangkat militer masa lalu, namun menganggap ijazah sebagai hal remeh.
Pernyataan Luhut tersebut muncul di tengah polemik berkepanjangan mengenai keaslian dokumen pendidikan sejumlah tokoh publik.
Video pidato Luhut yang menyebar luas di media sosial memicu beragam reaksi dari netizen yang menghubungkannya dengan isu tersebut.
Said Didu, yang dikenal vokal dalam mengkritik kebijakan pemerintahan sebelumnya, menggunakan kesempatan ini untuk menyentil sikap Luhut yang dianggap tidak konsisten.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

