
Repelita Jakarta - Melalui unggahan di akun Instagramnya, intelektual publik Rocky Gerung menyampaikan kritik pedas yang menyoroti perbedaan perhatian terhadap berbagai persoalan di tanah air.
Ia membandingkan keseriusan dalam menangani sebuah kritik melalui acara komedi dengan kelambanan dalam menyelesaikan masalah listrik yang mendesak.
“Stand up Pandji diseriusin, giliran listrik mati di Aceh udah sebulan nggak diseriusin,” tulis Rocky Gerung dalam unggahannya tersebut.
Pernyataan tersebut dimaknai sebagai sebuah sindiran tajam terhadap pemerintah dan juga pola pikir publik yang dianggap lebih cepat bereaksi terhadap isu hiburan.
Kritik itu menyorot bahwa masalah fundamental yang secara langsung memengaruhi hajat hidup orang banyak, seperti pemadaman listrik berkepanjangan di Aceh, justru tidak mendapatkan respon yang sama seriusnya.
Unggahan Rocky Gerung ini kembali menampilkan gaya komunikasinya yang khas, yaitu menggunakan satire untuk mengkritik kebijakan publik dan kondisi sosial.
Dengan cara itu, ia mengajak masyarakat untuk lebih kritis dan memperhatikan persoalan-persoalan nyata yang belum tuntas, alih-alih hanya terfokus pada konten yang bersifat hiburan semata.
Isu pemadaman listrik yang disebutkannya merujuk pada kondisi di Aceh yang telah berlangsung cukup lama dan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari warga.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

