Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Gawat Rusia Mulai Gabung dengan Iran, AS dan Israel Makin Ketar-ketir?

 

Repelita Jakarta - Ketegangan geopolitik global semakin memuncak seiring keterlibatan Rusia yang semakin jelas dalam konflik antara Iran dengan koalisi Amerika Serikat serta Israel.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan akan memangkas pasokan gas alam ke negara-negara Eropa yang memberikan dukungan kepada Amerika Serikat dalam operasi militer terhadap Iran.

Ancaman tersebut muncul sebagai respons terhadap upaya Eropa yang ingin mengurangi ketergantungan pada energi Rusia sejak konflik sebelumnya.

Putin menjelaskan bahwa pasar baru yang lebih menguntungkan sedang terbuka lebar sehingga Rusia siap beralih sepenuhnya dari pasokan ke Eropa.

Pernyataan ini langsung memicu kekhawatiran besar di pasar energi dunia karena banyak negara Eropa masih bergantung pada gas Rusia untuk kebutuhan industri dan rumah tangga.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menegaskan bahwa negaranya akan memastikan operasi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran segera dihentikan.

Lavrov menyatakan Rusia bersama negara-negara pencinta damai lainnya akan berupaya maksimal agar serangan tersebut menjadi tidak mungkin dilakukan lagi.

Pernyataan diplomatik ini menjadi eskalasi paling serius dari Moskow terhadap Barat sejak konflik di Ukraina beberapa tahun lalu.

Situasi di Timur Tengah turut memperburuk kondisi karena penutupan Selat Hormuz menyebabkan munculnya pembeli gas baru dengan harga lebih tinggi.

Putin menyebut fenomena ini murni bisnis tanpa campur tangan politik sehingga Rusia akan memanfaatkannya secara optimal.

Harga gas global melonjak ke tingkat tertinggi sejak invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022 akibat ketidakpastian pasokan.

Negara-negara Eropa diperkirakan akan merevisi sikap mereka terhadap konflik ini demi menghindari dampak ekonomi yang lebih parah.

Perpecahan muncul di kalangan Eropa di mana beberapa negara menolak penggunaan wilayahnya untuk operasi ofensif sementara yang lain tetap mendukung langkah defensif.

Konflik yang awalnya regional kini menjadi arena persaingan kekuatan besar sehingga dunia memantau perkembangan dengan penuh kewaspadaan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved