Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Respons Pernyataan Noel soal Menkeu Purbaya Jadi Target, Chusnul Chotimah: Sesakit Jiwa Inilah Termul?

 Berita Seputar pegiat media sosial chusnul chotimah Terbaru dan Terkini  Hari Ini - Harian Haluan

Repelita Jakarta - Chusnul Chotimah memberikan respons tegas terhadap pernyataan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Noel yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai target penegakan hukum berikutnya. Pegiat media sosial itu secara langsung menyindir Noel dengan menyatakan, "Sesakit jiwa inilah termul," sebagai kritik atas upaya pembingkaian diri yang dilakukan.

Chusnul menilai pernyataan Noel sebagai strategi untuk mengalihkan perhatian publik dari statusnya sebagai tersangka kasus korupsi menjadi narasi seolah-olah menjadi korban kriminalisasi. Ia menegaskan bahwa upaya framing tersebut justru mengungkap kondisi kejiwaan yang patut dipertanyakan dari mantan pejabat tersebut.

Pernyataan Chusnul ini merupakan tanggapan atas ucapan Noel di pengadilan pada Senin, 26 Januari, dimana ia memperingatkan Menkeu Purbaya akan menghadapi modus serupa. Noel bahkan menggunakan istilah khusus dengan mengatakan Purbaya akan di-'noel'-kan, merujuk langsung pada kasus hukum yang sedang ia hadapi sendiri.

Menurut analisis Chusnul, klaim Noel yang menyatakan memiliki informasi tentang ancaman hukum terhadap Menkeu Purbaya lebih mencerminkan proyeksi dari pengalamannya sendiri. Ia menilai hal ini sebagai upaya untuk menciptakan persepsi bahwa proses hukum yang dijalaninya adalah bagian dari pola sistematis, bukan karena kesalahan pribadi.

Chusnul juga mengkritik keras metafora yang digunakan Noel tentang "pesta para bandit" dan "anjing liar" yang akan menggigit siapa pun yang mengganggu. Ia menilai penggunaan bahasa tersebut justru menguatkan gambaran tentang lingkungan kekuasaan yang tidak sehat yang pernah dijalani Noel selama masa jabatannya.

Proses hukum terhadap Noel sendiri masih berlanjut dengan dakwaan penerimaan gratifikasi dan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Chusnul menekankan bahwa fakta hukum inilah yang seharusnya menjadi fokus perhatian, bukan narasi pembelaan yang mencoba memposisikan diri sebagai korban.

Dengan pernyataan tegasnya, Chusnul Chotimah mengingatkan publik untuk melihat kasus ini berdasarkan bukti hukum yang ada, bukan terpengaruh oleh narasi pembingkaian yang dibangun oleh pihak yang sedang berhadapan dengan proses peradilan. Ia menegaskan pentingnya menjaga objektivitas dalam menilai setiap proses penegakan hukum di Indonesia.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved