Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Refly Harun Sebut Ada Perbedaan Ijazah yang Diunggah Dian Sandi, PSI Membantah

Repelita Jakarta - Pakar hukum tata negara Refly Harun menyatakan terdapat perbedaan antara dokumen ijazah yang diunggah oleh Dian Sandi Utama dengan dokumen dalam proses hukum.

Perbedaan tersebut terlihat dari tidak adanya tanda pengaman seperti watermark dan emboss pada dokumen yang beredar di media sosial.

Menurut Refly Harun dokumen dengan karakteristik tersebut kemudian diambil oleh Direktorat Tindak Pidana Umum untuk disampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum.

Dia menyayangkan karena Komisi Pemilihan Umum dan komisi daerah tidak pernah melakukan verifikasi terhadap keaslian dokumen ijazah para calon.

Lembaga penyelenggara pemilu hanya menerima fotokopi yang telah dilegalisir tanpa pernah melakukan pemeriksaan mendalam terhadap keasliannya.

Menanggapi pernyataan tersebut juru bicara Partai Solidaritas Indonesia Dian Sandi Utama memberikan tanggapan yang berbeda.

Dia mengklaim bahwa Refly Harun sebenarnya telah mengetahui bahwa dokumen ijazah mantan Presiden Joko Widodo merupakan dokumen asli.

"Refly Harun sudah tau ijazah Jokowi asli," ujar Dian Sandi Utama dalam keterangannya pada hari Kamis tanggal dua puluh dua Januari.

Dia menilai Refly Harun sebagai sosok dengan kapasitas intelektual yang mumpuni dan latar belakang keilmuan yang kuat.

Dengan kemampuan tersebut Dian meyakini bahwa Refly Harun telah memperoleh informasi dari berbagai sumber yang dapat dipercaya.

Sebagai pihak yang mengunggah dokumen ijazah ke ruang publik dia membantah tudingan yang dialamatkan kepadanya oleh pakar hukum tersebut.

Dian Sandi Utama menyebutkan tidak benar bahwa terdapat enam versi berbeda dari dokumen ijazah mantan presiden.

Dia menilai pernyataan tentang enam versi tersebut hanyalah upaya untuk menggiring opini publik seolah olah terdapat perbedaan.

Menurutnya dokumen yang digunakan dalam berbagai kontestasi politik sejak pilkada hingga pemilu presiden merupakan dokumen yang sama.

"Semua itu sama bagaimana Refly Harun mengatakan its doesnt make sense atau ini tidak masuk akal," ucapnya.

Dian Sandi Utama kembali membantah tudingan yang diarahkan kepadanya terkait unggahan dokumen ijazah pada tanggal satu April tahun lalu.

Dia mengaku heran karena masih ada pihak yang mempercayai klaim bahwa dokumen tersebut merupakan dokumen palsu.

Dia menegaskan bahwa tuduhan tentang pemalsuan dokumen tersebut berasal dari kesimpulan sembrono pihak lain.

Kesimpulan itu diambil hanya berdasarkan informasi dari media sosial tanpa melakukan pengecekan yang lebih komprehensif.

Perdebatan mengenai keaslian dokumen ijazah ini telah berlangsung cukup lama dan melibatkan berbagai pihak terkait.

Masyarakat masih menantikan kejelasan lebih lanjut mengenai status dokumen yang menjadi bahan perdebatan publik ini.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved