Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Pasha Ungu Tegur Wamen Veronica Tan karena Dinilai Keluar Koridor di Rapat DPR

Repelita Jakarta - Interaksi antara anggota Komisi VIII DPR Pasha Ungu dengan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan menjadi perhatian publik. Pertemuan yang berlangsung di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat tersebut menampilkan dinamika diskusi yang cukup intens antara legislatif dan eksekutif. Pasha Ungu yang memiliki latar belakang sebagai musisi dan Veronica Tan yang dikenal sebagai mantan istri Basuki Tjahaja Purnama sama-sama membahas isu strategis seputar pemberdayaan perempuan.

Dalam potongan video yang beredar luas, Veronica Tan memaparkan pandangannya mengenai tugas dan perspektif kementerian yang dipimpinnya. Dia menyatakan bahwa perspektif perempuan seharusnya tidak hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak semata. Pernyataan ini disampaikannya dalam konteks perlunya pendekatan inklusif di semua kementerian dan lembaga pemerintah.

"Perspektif perempuan itu bukan hanya kerjaan Kementerian PPPA saja," ujar Veronica Tan dalam rapat tersebut. Dia melanjutkan penjelasannya dengan menyatakan bahwa apabila semua kementerian telah memiliki perspektif perlindungan yang inklusif, maka fokus pembicaraan tidak perlu selalu pada isu perempuan. Veronica Tan mengungkapkan bahwa di daerah perkotaan, pembicaraan mengenai perempuan kadang menimbulkan sensitivitas tersendiri karena banyaknya suara yang muncul.

Namun penjelasan dari Wakil Menteri tersebut langsung disela secara tegas oleh Pasha Ungu yang hadir sebagai anggota dewan. Dengan nada yang cukup tajam, Pasha Ungu menyatakan bahwa penjelasan Veronica Tan dinilai telah keluar dari koridor pembahasan yang seharusnya. Dia mengungkapkan keraguannya mengenai pemahaman bersama dalam rapat tersebut terhadap materi yang sedang dibahas.

"Saya enggak ngerti apa kita ini paham apa enggak sebenarnya rapat ini," kata Pasha Ungu dengan nada tegas. Dia kemudian melanjutkan dengan menyatakan bahwa apa yang dijelaskan oleh Wakil Menteri Veronica Tan ternyata sama dengan yang dilakukan oleh Komnas Perempuan. Pasha Ungu mengajak semua peserta rapat untuk memahami terlebih dahulu secara bersama-sama mengenai substansi pembicaraan sebelum melanjutkan diskusi.

Dalam kesempatan tersebut, Pasha Ungu mengajak kembali membahas definisi mendasar mengenai konsep pemberdayaan perempuan. Hal ini dilakukannya karena dalam penjelasan Veronica Tan terlalu banyak membahas aspek perlindungan dan advokasi hukum. Padahal menurut anggota DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan ini, pembahasan seharusnya lebih fokus pada esensi pemberdayaan itu sendiri.

"Ini Polres atau apa? Apa bedanya dengan Komnas Perempuan? Sama juga penegakan hak asasi manusia, penegakan hukum dan lain sebagainya," kata Pasha Ungu dengan nada bertanya. Dia mengkritisi penekanan Veronica Tan yang menurutnya terlalu fokus pada aspek penegakan hukum dan perlindungan. Padahal menurutnya, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak seharusnya memiliki mandat yang berbeda dengan Komnas Perempuan.

Pasha Ungu lebih lanjut menyampaikan harapannya agar tugas Kementerian PPPA dapat dibedakan dengan fungsi yang dijalankan oleh Komnas Perempuan. Menurutnya, kedua institusi tersebut harus memiliki peran dan pendekatan yang berbeda dalam menangani isu perempuan dan anak. Interaksi antara keduanya dalam rapat tersebut menunjukkan perbedaan pandangan mengenai pendekatan terbaik dalam menjalankan mandat perlindungan dan pemberdayaan.

Tindakan Pasha Ungu yang menyela penjelasan Veronica Tan menuai berbagai reaksi berbeda di kalangan masyarakat. Sebagian memandangnya sebagai bentuk ketegasan legislatif dalam melakukan fungsi pengawasan terhadap eksekutif. Sebagian lain mengkritik cara penyampaiannya yang dinilai kurang santun dalam menyampaikan pendapat kepada pejabat pemerintah. Dinamika seperti ini menjadi bagian dari proses demokrasi dalam hubungan antara lembaga legislatif dan eksekutif.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved