Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Pandji Sindir Politik Nasional dan Wapres Gibran di Panggung Stand Up, PSI Balik Menyebut Kritik Tak Relevan bagi Gen Z

 Disentil di Netflix, Gibran Balas Diam-Diam? Pakai Lagu Pandji Pragiwaksono  di Unggahan Wapres - TribunTrends.com

Repelita Jakarta - Komedian Pandji Pragiwaksono menuai perhatian setelah menyampaikan kritik mengenai kondisi politik nasional dalam salah satu penampilan stand-up comedy-nya.

Materi yang beredar luas di media sosial tersebut menyebutkan bahwa masyarakat telah kehilangan harapan terhadap situasi yang sedang terjadi.

“Jangan pernah berharap sesuatu dinegeri ini. Polisinya membunuh. Tentaranya berpolitik," ujar Pandji.

Dalam bagian penutup materinya, Pandji juga menyebut nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai sosok yang dinilainya tidak mampu memberikan kontribusi berarti.

"Presidennya maafin koruptor. Wapresnya Gibran,” ucap Pandji dalam closing jokenya.

Pernyataan tersebut langsung memicu reaksi dari sejumlah pendukung Gibran, salah satunya datang dari Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia Dian Sandi Utama.

Melalui akun X @DianSandiU pada Senin, 5 Januari 2026, Dian menilai kritik yang disampaikan Pandji tidak sesuai dengan cara berpikir generasi muda masa kini.

“Coba tanya Gen Z pendapatnya tentang video ini Mas, pasti senyum-senyum mereka,” kata Dian di X @DianSandiU (5/1/2026).

Dia menyatakan bahwa generasi muda lebih memfokuskan diri pada pengembangan potensi pribadi serta perencanaan ekonomi dibandingkan terlibat dalam kritik politik yang dianggapnya tidak produktif.

“Mereka generasi yang sedang berpikir bagaimana punya saham. Investasi bertambah dan setiap hari berkembang mengikuti perubahan zaman,” lanjutnya.

Dian bahkan menyindir bahwa pihak-pihak yang masih mengkritik pemerintah merupakan kelompok yang kehabisan harapan dan agenda politik.

“Video ini cocok untuk kaum mentok, harapan hidup menipis dan berharap ada Pilpres than tahun depan,” tukasnya.

Ia menilai kelompok tersebut tidak memiliki kegiatan yang produktif dan hanya menghabiskan waktu dengan meluapkan emosi.

“Kaum mentok ini benar-benar nggak ada hari minggunya. Ngamuuuk aja kerjaannya!," Dian menuturkan.

Dian juga menyarankan agar kritik dialihkan pada kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat bagi kesehatan mental.

“Pergi naik bukti kek atau pergi mancing, itu murah meriah tapi bisa tadabbur alam,” timpalnya.

Ia kemudian menegaskan posisi Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden terpilih yang diakui secara hukum dan konstitusi.

“(Gibran) Wapres 286,8 Juta penduduk Indonesia,” tegas Dian.

Lebih lanjut, Dian menyindir pihak-pihak yang dinilainya tidak mau mengakui hasil proses demokrasi yang sah di Indonesia.

“Jika anda tidak mengakui, Negara-negara OECD masih menerima imigran, silahkan,” kuncinya.

Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi atau OECD merupakan lembaga internasional yang beranggotakan tiga puluh delapan negara.

Anggotanya mencakup negara-negara maju di kawasan Amerika Utara, Eropa, dan Asia Pasifik seperti Amerika Serikat, Kanada, Jepang, serta Australia, dan juga beberapa negara berkembang.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved