Repelita Jakarta - Komika Pandji Pragiwaksono merilis pertunjukan komedi tunggal berjudul Mens Rea di platform Netflix yang mulai tersedia sejak 27 Desember 2025.
Penampilan ini menjadi salah satu produksi komedi asal Indonesia yang berhasil mencuri perhatian berkat pendekatan satir yang lugas dan bebas penyensoran.
Pandji menyajikan materi yang mengupas beragam isu sosial, hukum, serta politik tanah air melalui sudut pandang humor yang mendalam dan penuh sindiran.
Judul Mens Rea diambil dari konsep hukum yang merujuk pada niat bersalah atau pikiran jahat, yang kemudian dijadikan Pandji sebagai landasan untuk menyoroti berbagai keanehan dalam kehidupan masyarakat dan kekuasaan.
Salah satu segmen yang mencuat adalah ketika Pandji secara terbuka membahas peristiwa penculikan aktivis mahasiswa pada masa transisi Reformasi 1998.
Pandji tanpa ragu menyebut nama Prabowo Subianto sebagai pelaku dalam kasus tersebut.
“Dan memang benar, beliau pernah menculik aktivis. Beliau sendiri yang mengaku, lewat akun twitternya, Pandji benar saya pernah mengamankan aktivis. Beliau bilangnya ‘mengamankan’, tapi kita tahu yang dimaksud nyulik,” kata Pandji dalam penampilannya.
Pandji merujuk pada cuitan lama Prabowo Subianto di akun @prabowo pada 14 Januari 2014 yang berbunyi: Membalas @PartaiSocmed @PartaiSocmed @DesyZhuo Apa yang saudara @pandji sampaikan ada benarnya - saya pernah mengamankan beberapa orang namun semua saya lepaskan.
Cuitan tersebut hingga kini masih menjadi bahan diskusi publik terkait pengakuan pribadi Prabowo atas keterlibatannya dalam operasi pengamanan aktivis pada era akhir 1990-an.
Dalam komedi spesial ini, Pandji menggunakan isu tersebut sebagai contoh absurditas bahasa politik yang sering kali menyamarkan fakta sejarah.
Penayangan Mens Rea di Netflix menambah daftar karya Pandji yang konsisten mengkritisi kekuasaan melalui medium hiburan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

