Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Noel Peringatkan Menkeu Purbaya soal Risiko “Di-Noel-kan” di Tengah Sidang Kasus yang Menjerat Dirinya

 Noel Ingatkan Menkeu Purbaya: Hati-Hati Akan 'Di-Noel-kan'

Repelita Jakarta - Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer yang dikenal sebagai Noel kembali menyampaikan pernyataan kontroversial yang menarik perhatian publik. Dalam keterangannya pada Selasa, 27 Januari 2026, Noel menggunakan istilah khusus "di-Noel-kan" untuk menggambarkan perlakuan hukum yang mungkin dihadapi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Pernyataan tersebut disampaikan Noel usai menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat pada hari Senin sebelumnya. Sidang tersebut beragendakan pemeriksaan keterangan saksi dalam perkara hukum yang sedang menjerat mantan pejabat tersebut terkait sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Noel menyinggung praktik perdagangan gelap yang tidak melalui mekanisme perpajakan resmi sebagai salah satu fokus perhatiannya. Ia menyebutkan bahwa aktivitas semacam ini bukan merupakan tindakan sporadis melainkan permainan terstruktur dari kelompok-kelompok tertentu yang memiliki jaringan luas.

Menurut keterangan mantan wakil menteri tersebut, perdagangan gelap mencakup berbagai sektor mulai dari pasar tradisional hingga perdagangan mesin dan peralatan berat. Ciri utama dari aktivitas ini adalah tidak dilakukannya pembayaran pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Noel menyatakan keyakinannya bahwa aliran dana dari praktik perdagangan gelap sebenarnya mudah untuk dilacak jika aparat penegak hukum serius melakukan investigasi. Pelacakan transaksi keuangan tersebut akan membuka tabir keterlibatan berbagai pihak dalam jaringan perdagangan ilegal tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa yang selama ini terungkap baru merupakan bagian kecil dari keseluruhan jaringan perdagangan gelap yang bernilai triliunan rupiah. Pernyataan ini mengindikasikan adanya sistem yang lebih besar dan terorganisir di balik praktik perdagangan yang menghindari kewajiban perpajakan.

Secara eksplisit, Noel menyebut nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan memberikan peringatan khusus agar menteri tersebut tetap waspada. Ia menggunakan istilah "di-Noel-kan" sebagai gambaran mengenai proses hukum yang mungkin akan dihadapi pejabat tinggi tersebut di kemudian hari.

Peringatan tersebut seolah memberikan sinyal bahwa Noel memiliki informasi tertentu mengenai kemungkinan pemeriksaan lebih lanjut terhadap Menkeu Purbaya terkait dugaan praktik perdagangan gelap. Istilah yang digunakan secara khusus merujuk pada pengalaman pribadinya yang sedang menghadapi proses hukum.

Saat ini Noel sendiri tengah menjalani proses peradilan dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Ia didakwa bersama sembilan orang lainnya dengan tuduhan menerima aliran dana sebesar enam koma lima miliar rupiah.

Para terdakwa dalam kasus tersebut meliputi Fahrurozi, Hery Sutanto, Subhan, Gerry Aditya Herwanto Putra, Irvian Bobby Mahendro, Sekarsari Kartika Putri, Anitasari Kusumawati, Supriadi, dan Miki Mahfud. Mereka menghadapi proses hukum atas keterlibatan dalam skema yang diduga merugikan keuangan negara.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved