Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Gus Umar: Hinaan PSI ke Prabowo Dulu Jauh Lebih Tak Beretika daripada Roasting Pandji

 Sindiran Pedas Pandji ke Gibran, Sebut 'Wapres Rasa Customer Service',  Bandingkan dengan Wapres Lain Special show Mens Rea yang dibawakan komika  Pandji Pragiwaksono masih ramai diperbincangkan hingga saat ini. Seperti  diketahui, pertunjukan

Repelita Jakarta - Politikus Partai Solidaritas Indonesia Dedek Prayudi memberikan tanggapan ringan terhadap pertunjukan stand up comedy Mens Rea milik Pandji Pragiwaksono yang sedang menjadi perbincangan hangat.

Ia menganggap kritik terhadap figur politik tertentu melalui komedi sudah menjadi hal biasa dan tidak perlu dipermasalahkan secara berlebihan.

“Bukannya sudah biasa kita denger orang mengais rejeki dengan jelek-jelekin Pak Jokowi dan keluarga? Gak perlu juga disikapi berlebihan. Apalagi cuma komedi,” ungkap Dedek Prayudi.

Pernyataan tersebut justru memicu sorotan tajam dari berbagai pihak yang mengungkit rekam jejak masa lalu kader PSI dalam mengkritik Presiden Prabowo Subianto.

Banyak unggahan lama yang beredar menunjukkan bagaimana PSI dulu aktif menyebarkan narasi negatif terhadap Prabowo.

Salah satu contoh adalah penghargaan satir yang pernah diberikan kepada Prabowo sebagai pembohong terlebih pada tahun 2019.

Unggahan lain menampilkan pernyataan kader PSI yang khawatir kebebasan pers terancam jika Prabowo terpilih sebagai presiden.

Pengguna media sosial Umar Syadat Hasibuan menilai bahwa serangan PSI terhadap Prabowo pada masa lalu jauh lebih keras dibandingkan sindiran komedi Pandji saat ini.

“Bahakan hinaan pengurus PSI ke Prabowo ini jauh lbh tak beretika dibanding roastingan panji,” tulis Umar Syadat Hasibuan melalui akun X @UmarHasibuan__ pada 8 Januari 2026.

Situasi ini dinilai mencerminkan perubahan sikap drastis PSI setelah bergabung dalam koalisi pemerintahan saat ini.

Publik ramai membandingkan bagaimana kritik pedas yang dulu dilontarkan kini berbalik menjadi pembelaan.

Perdebatan ini semakin menyoroti konsistensi politik di kalangan partai pendukung pemerintah.

Kontroversi Mens Rea Pandji Pragiwaksono yang mengandung satire tajam terhadap berbagai tokoh politik terus menjadi bahan diskusi luas di masyarakat.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved