Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Indonesia Kecam Israel dan Tegaskan Dukungan Penuh atas Kedaulatan Somalia

Repelita [Jeddah] - Pemerintah Indonesia melalui perwakilannya di forum internasional menyatakan sikap yang sangat jelas mengenai dukungan terhadap kedaulatan sebuah negara.

Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Anis Matta, menegaskan posisi Indonesia yang mendukung penuh kedaulatan dan keutuhan wilayah Republik Federal Somalia.

Pernyataan tegas itu mencakup pengakuan bahwa wilayah Somaliland merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesatuan teritorial Somalia.

Penegasan sikap politik luar negeri Indonesia tersebut disampaikan dalam Konferensi Tingkat Menteri Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam ke-22.

Pertemuan tingkat tinggi itu diselenggarakan di kota Jeddah, Arab Saudi, pada hari Sabtu lalu dengan dihadiri oleh berbagai perwakilan negara anggota.

“Indonesia mendukung penuh kedaulatan dan kesatuan teritorial Republik Federal Somalia, dengan Somaliland sebagai bagian yang tidak terpisahkan,” kata Anis Matta dalam forum tersebut.

Berdasarkan keterangan resmi yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia pada hari Ahad, disampaikan pula sikap keras terhadap langkah tertentu dari Israel.

Anis Matta secara khusus menyampaikan kecaman keras terhadap keputusan Israel yang mengakui Somaliland sebagai sebuah negara yang merdeka dan berdiri sendiri.

Menurut pandangan Indonesia, tindakan tersebut jelas bertentangan dengan prinsip-prinsip hukum internasional yang berlaku dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Selain itu, langkah seperti itu dinilai berpotensi besar memicu ketidakstabilan di kawasan dan menciptakan dinamika geopolitik yang tidak menguntungkan bagi perdamaian.

Meskipun demikian, Indonesia tetap mendorong agar persoalan yang berkaitan dengan Somaliland dapat diselesaikan melalui mekanisme internal Somalia sendiri.

Proses penyelesaian tersebut diharapkan berjalan tanpa adanya intervensi atau campur tangan dari pihak-pihak luar yang tidak berkepentingan langsung.

Dalam kesempatan yang sama, Anis Matta juga mengajak seluruh anggota Organisasi Kerja Sama Islam untuk kembali mengaktifkan sebuah kelompok khusus.

Kelompok yang dimaksud adalah OIC Contact Group mengenai Somalia yang dianggap penting untuk dihidupkan kembali fungsinya.

Langkah ini dinilai sangat strategis untuk menjaga integritas teritorial Somalia secara keseluruhan di forum internasional.

Selain itu, pengaktifan kelompok tersebut akan memperkuat peran Organisasi Kerja Sama Islam dalam merespons berbagai dinamika geopolitik yang terjadi.

Kawasan yang menjadi fokus perhatian adalah Tanduk Afrika yang memang sedang mengalami perkembangan politik dan keamanan yang cukup dinamis.

Sebelum pertemuan ini, Indonesia telah bergabung dalam sebuah pernyataan bersama yang diprakarsai oleh Mesir dan didukung oleh banyak pihak.

Dukungan tersebut datang dari 22 negara anggota, serta Organisasi Kerja Sama Islam dan Gulf Cooperation Council sebagai organisasi regional.

Pernyataan bersama tersebut secara tegas menolak pengakuan Israel atas Somaliland sebagai negara yang merdeka.

Pernyataan itu juga sekaligus menegaskan komitmen dukungan terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah Somalia secara utuh.

Konferensi Tingkat Menteri Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam ke-22 di Jeddah ini digelar atas permintaan khusus dari Presiden Republik Federal Somalia.

Penyelenggaraan pertemuan tersebut merupakan respons langsung atas keputusan Israel yang mengakui Somaliland sebagai negara merdeka.

Pertemuan penting ini dihadiri oleh perwakilan dari 39 negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam dengan tingkat kehadiran yang cukup tinggi.

Sebanyak 11 delegasi negara di antaranya bahkan dipimpin langsung oleh menteri luar negeri atau pejabat setingkat menteri dari masing-masing negara.

Forum internasional ini berhasil mengadopsi dua resolusi penting yang akan menjadi panduan bagi negara-negara anggota.

Resolusi pertama berisi penolakan tegas terhadap pengakuan Israel atas Somaliland sebagai negara yang berdaulat.

Resolusi kedua berisi dukungan Organisasi Kerja Sama Islam dalam mengatasi berbagai dampak dan implikasi dari keputusan tersebut terhadap kawasan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved