
Repelita Yogyakarta - Identitas mahasiswi program doktor Universitas Gadjah Mada yang terseret kasus tabrak lari hingga menewaskan seorang penjual sayur terus menjadi perbincangan publik di media sosial.
Kasus kecelakaan lalu lintas yang diduga dilakukan oleh mahasiswi S3 tersebut pertama kali mencuat melalui unggahan di Threads oleh akun @lusipmt pada Minggu delapan belas Januari dua ribu dua puluh enam.
Menurut informasi yang beredar luas terduga pelaku merupakan mahasiswi program doktor jurusan Matematika di Universitas Gadjah Mada.
Ia juga dikabarkan sebagai penerima beasiswa LPDP dan memiliki profesi sebagai dosen di Universitas Halu Oleo Kendari.
Suami terduga pelaku disebut-sebut sebagai pegawai negeri sipil di Kementerian Agama Kendari yang aktif menggunakan akun Instagram.
Dalam perkembangan kasus terduga pelaku diduga menunjukkan sikap tidak bertanggung jawab dengan berupaya memaksa keluarga korban untuk berdamai secara paksa.
Terduga pelaku juga disebut mendesak keluarga korban menandatangani surat pernyataan yang menyatakan tidak akan melaporkan kejadian ke pihak kepolisian.
Ketika pengacara keluarga korban mengusulkan kompensasi uang serta permintaan maaf secara tulus terduga pelaku menolak dengan alasan biaya perawatan telah ditanggung BPJS serta santunan dari Jasa Raharja.
Saat pengacara menyarankan untuk menawarkan uang kompensasi dan permintaan maaf yang tulus penabrak bilang bahwa korban dirawat BPJS dan menerima asuransi dari Jasa Raharja Jadi untuk apa dia harus bertanggung jawab tulis sahabat istri korban melalui akun Threads @gayuhasmara pada Minggu delapan belas Januari dua ribu dua puluh enam.
Korban dalam insiden ini adalah pemilik akun Threads @dewwann_ yang bekerja sebagai penjual sayur dan meninggal dunia akibat tabrakan tersebut.
Hingga saat ini nama lengkap serta inisial terduga pelaku belum diungkap secara resmi oleh pihak berwenang maupun universitas terkait.
Kontroversi ini semakin memicu sorotan terhadap tanggung jawab etis dan hukum dari seorang akademisi yang juga menerima fasilitas negara.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

