Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Delapan Desa di Aceh Tengah Masih Terisolasi Lebih dari Dua Bulan Pascabencana

 8 Desa Terisolasi, Darurat Bencana Aceh Tengah Diperpanjang Lagi

Repelita Aceh Tengah - Sebanyak delapan desa di wilayah Aceh Tengah masih dalam kondisi terisolir setelah lebih dari dua bulan mengalami bencana banjir dan tanah longsor. Pemerintah daerah setempat kembali memperpanjang masa tanggap darurat untuk mempercepat proses penyaluran bantuan kepada warga yang terdampak di lokasi yang sulit dijangkau tersebut.

Bupati Aceh Tengah Haili Yoga menyatakan bahwa perpanjangan masa tanggap darurat ini berlaku selama tujuh hari, mulai dari tanggal 30 Januari hingga 5 Februari 2026. Keputusan ini diambil untuk memastikan bahwa seluruh upaya penanganan darurat dapat berjalan secara optimal, mengingat masih adanya kendala aksesibilitas menuju lokasi bencana.

Desa-desa yang terdampak tersebar di dua kecamatan berbeda, yaitu lima desa di wilayah Kecamatan Linge dan tiga desa di Kecamatan Ketol. Penyebab utama isolasi tersebut adalah terjadinya tanah longsor yang menutup jalur transportasi serta putusnya beberapa jembatan penghubung yang menjadi akses vital menuju permukiman warga.

Haili Yoga menjelaskan bahwa akses darat saat ini masih sangat terbatas dan beberapa wilayah hanya dapat dijangkau dengan menggunakan bantuan helikopter. Di Kecamatan Ketol, terdapat sungai selebar tiga ratus meter yang menghambat proses perbaikan infrastruktur, sehingga memerlukan intervensi langsung dari pemerintah pusat untuk penanganan yang lebih komprehensif.

Saat ini, pasukan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia telah turun tangan untuk membantu proses evakuasi dan distribusi bantuan. Di Kecamatan Linge, beberapa jembatan yang sebelumnya putus telah berhasil diperbaiki, namun kondisinya masih hanya memungkinkan untuk dilalui oleh kendaraan roda dua seperti sepeda motor.

Kondisi infrastruktur yang belum pulih sepenuhnya menyebabkan distribusi logistik dan kebutuhan pokok warga masih mengalami keterbatasan. Pemerintah daerah berharap bahwa seluruh desa yang terisolir dapat dibuka aksesnya dalam waktu satu pekan ke depan, sehingga proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih lancar.

Bupati juga mengimbau seluruh pihak untuk memberikan perhatian serius terhadap kondisi masyarakat yang terdampak bencana, mengingat banyaknya kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi. Perpanjangan masa tanggap darurat ini menegaskan bahwa penanganan pascabencana di Aceh Tengah masih menjadi prioritas utama, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki keterbatasan akses dan memerlukan koordinasi lintas sektor yang intensif.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved