
Repelita Tanah Datar - Lima orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka dalam sebuah kecelakaan beruntun.
Peristiwa tragis tersebut melibatkan sebuah truk trailer yang menabrak empat kendaraan serta sebuah warung makan.
Insiden ini terjadi di wilayah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat pada hari Senin tanggal 26 Januari 2026.
Kelima korban jiwa telah berhasil diidentifikasi oleh petugas kepolisian yang bertugas di lokasi kejadian.
Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi menyampaikan bahwa penyebab kecelakaan diduga akibat rem blong.
Truk trailer tersebut diketahui sedang mengangkut muatan pupuk dalam jumlah yang cukup besar.
Petugas kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Satuan Lalu Lintas Polres Padang Panjang sempat memberlakukan sistem buka tutup arus setelah kejadian.
Total korban meninggal dunia berjumlah lima orang sementara korban luka-luka mencapai empat orang.
Pengemudi truk trailer yang meninggal diidentifikasi sebagai Bandes Hotmaruli Tua Sihaloho warga Sumatera Utara.
Korban meninggal lainnya adalah Alfizan yang berasal dari Nagari Panyalaian di Kabupaten Tanah Datar.
Jefrizal juga menjadi korban jiwa dalam insiden tersebut dengan domisili yang sama di Nagari Panyalaian.
Dian Febri turut menjadi korban meninggal dunia dengan alamat kediaman di wilayah yang sama.
Yan Rahmat warga Kota Bukittinggi juga menjadi korban jiwa dalam kecelakaan beruntun ini.
Korban luka-luka antara lain adalah Gustiawan yang berasal dari Deli Serdang di Sumatera Utara.
Elfi Febrianti warga Kota Bukittinggi juga mengalami luka-luka dan mendapat perawatan medis.
Sopir truk boks bernama Zulfia asal Agam turut menjadi korban luka dalam insiden tersebut.
Seluruh korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Yarsi Padang Panjang dan RSUD Padang Panjang.
Kronologi kejadian berdasarkan rekaman kamera pengawas menunjukkan truk melaju dengan kecepatan tinggi.
Truk trailer bermuatan pupuk tersebut bergerak dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang.
Di lokasi kejadian tepatnya di jalur Padang Panjang–Bukittinggi, truk tampak tidak terkendali.
Kendaraan besar itu menabrak sebuah truk boks yang sedang melintas di depannya.
Beberapa sepeda motor yang berada di sekitar lokasi juga ikut menjadi korban tabrakan.
Warung makan milik warga yang berada di pinggir jalan turut hancur terkena hantaman truk.
Dugaan sementara menyebutkan truk trailer mengalami rem blong saat melintasi jalur menurun.
Kendaraan dengan nomor polisi BK 9634 XA itu sedang dalam perjalanan dari Sumatera Utara menuju Padang.
Benturan keras menyebabkan truk boks terpental ke pinggir jalan dengan kerusakan parah.
Truk trailer sendiri terjun ke halaman rumah warga dan mengalami keadaan terbalik.
Saksi mata bernama David mengaku melihat truk melaju sangat kencang saat kondisi jalan sepi.
Jalur Padang Panjang–Bukittinggi dikenal sebagai salah satu jalur rawan kecelakaan.
Terutama untuk kendaraan angkutan berat yang melintasi kawasan dengan kontur menurun.
Kepolisian mengimbau para pengemudi untuk lebih berhati-hati saat melalui jalur tersebut.
Pemeriksaan teknis terhadap kendaraan akan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti rem blong.
Keluarga korban telah dihubungi oleh pihak kepolisian untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Pemerintah daerah setempat memberikan bantuan dan pendampingan kepada keluarga korban.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi.
Kecelakaan ini menjadi peringatan penting tentang keselamatan berkendara di jalan raya.
Setiap pengemudi harus memastikan kondisi kendaraannya dalam keadaan baik sebelum bepergian.
Pemeriksaan rutin terhadap sistem rem menjadi hal krusial terutama untuk kendaraan berat.
Kepatuhan terhadap batas kecepatan juga dapat mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa depan.
Infrastruktur jalan perlu terus dipantau dan diperbaiki untuk mengurangi tingkat kecelakaan.
Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas transportasi darat.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

