
Repelita [Jakarta] - Dokter Tifauzia Tyassuma mengemukakan keyakinannya yang kuat berdasarkan penelitian ilmiah bahwa akun Fufufafa di platform daring dimiliki oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Keyakinan tersebut disampaikan setelah melakukan analisis mendalam terhadap lima puluh tulisan yang diambil dari akun tersebut sebagai sampel penelitian.
Penelitian ini menggunakan metode gabungan dari neurosains perilaku, neuropolitika, dan psikologi forensik untuk mengkaji pola komunikasi dan karakteristik penulisan. Dr. Tifa menyatakan bahwa pola yang ditemukan dalam kelima puluh sampel tulisan tersebut menunjukkan konsistensi tinggi dengan profil neuropsikologis tertentu.
Dalam konferensi pers yang digelar di kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada Senin 12 Januari 2026, dia memaparkan bahwa akun Fufufafa telah mempublikasikan sekitar lima ribu tulisan sejak aktif di platform. Dari jumlah tersebut, sebanyak lima puluh tulisan dipilih secara acak untuk dianalisis lebih lanjut guna memastikan validitas penelitian.
Salah satu tulisan yang menjadi bahan analisis diposting pada 23 Juni 2014 dan berisi konten yang menyinggung figur politik tertentu. Dr. Tifa menjelaskan bahwa seluruh proses analisis dilakukan dengan pendekatan ilmiah yang ketat dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademis.
Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam bentuk buku berjudul "GIBRAN'S BLACK BRAIN" yang membahas penerapan ilmu neurosains dalam menganalisis perilaku politik. Buku tersebut memaparkan bagaimana metode ilmiah dapat digunakan untuk memahami pola pikir dan kecenderungan perilaku seseorang melalui jejak digital yang ditinggalkannya.
Dr. Tifa menegaskan bahwa penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia, khususnya dalam bidang analisis perilaku politik dengan pendekatan interdisipliner. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan kajian lebih lanjut bagi para akademisi dan peneliti di bidang yang sama.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

