Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Ribuan Buruh Demo Tolak Perubahan UMSK Jabar, Said Iqbal Kritik Keras Pencitraan Gubernur Dedi Mulyadi

Repelita Jakarta - Ribuan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia bersama Partai Buruh menggelar demonstrasi besar di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada 30 Desember 2025 siang.

Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyatakan bahwa sekitar lima hingga sepuluh ribu massa dari berbagai daerah di Jawa Barat berkonvoi menggunakan sepeda motor menuju lokasi aksi.

Mereka hanya menyuarakan satu tuntutan utama yaitu pengembalian nilai Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota tahun 2026 di 19 wilayah kabupaten dan kota se-Jawa Barat yang telah diubah, dihapus, atau dikurangi oleh Gubernur Dedi Mulyadi.

Para peserta aksi menuntut agar seluruh rekomendasi kenaikan dari bupati dan wali kota di wilayah tersebut dikembalikan sesuai nilai semula.

Said Iqbal menekankan bahwa penetapan UMSK 2026 harus sepenuhnya mengikuti usulan kepala daerah setempat tanpa intervensi gubernur.

"KDM jangan terlalu pencitraan. Enough is enough, stop pencitraan. Lihat Gubernur Jawa Barat sebelumnya, menggunakan kekuatan media sosial hanya untuk mengangkat citra tapi tidak melayani masyarakat sesungguhnya, termasuk buruh dalam kasus UMSK ini," tegas Said Iqbal.

Ia juga mengkritik kebiasaan gubernur yang kerap menyiarkan langsung setiap masukan publik melalui akun media sosial pribadinya.

Menurutnya, komentar kritis dari masyarakat, terutama buruh, sering dihapus atau dijawab dengan informasi yang tidak benar.

"Setiap ada buruh yang memberikan penilaian, dijawab dengan kebohongan. Kebohongan demi kebohongan diproduksi. Ini berbahaya. Oleh karena itu, stop pencitraan oleh KDM terkait UMSK termasuk beberapa kasus lainnya," ujarnya lebih lanjut.

Selain di Patung Kuda, aksi serupa juga digelar di depan gedung BSJ Tower pada hari yang sama.

Para demonstran membentangkan spanduk, banner, serta bendera organisasi dengan pesan penolakan terhadap kenaikan Upah Minimum Provinsi 2026.

Salah satu tulisan yang terpampang jelas berbunyi "Tetapkan UMK dan UMSK Jawa Barat Sesuai Rekomendasi Bupati/Wali Kota.

Kumpulan massa di lokasi menyebabkan kemacetan lalu lintas dari arah Balai Kota menuju bundaran Patung Kuda.

Dari atas mobil komando, seorang orator mengimbau peserta untuk memberi jalan bagi kendaraan darurat yang melintas.

"Tolong ambulans dikasih lewat dulu," serunya kepada massa pada 30 Desember 2025.

Aksi ini merupakan kelanjutan dari gelombang protes buruh yang menolak kebijakan pengupahan di Jawa Barat.

Tuntutan utama tetap fokus pada pemulihan hak kenaikan upah sektoral sesuai rekomendasi daerah tanpa campur tangan provinsi.

Demonstrasi berlangsung damai meski sempat mengganggu kelancaran arus kendaraan di pusat ibu kota.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved