Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

[HEBOH] Alumni UHO Bongkar Data Mahasiswa Diganti Nama Basri, Rektor Imbau Cek PDDikti

 

Repelita Kendari - Rektor Universitas Halu Oleo, Dr Herman, merespons isu viral yang melibatkan pengakuan seorang alumni Jurusan Teknik Sipil bernama Ayu Amanda terkait dugaan penyalahgunaan data kemahasiswaannya.

Ia menekankan agar seluruh mahasiswa dan lulusan universitas secara rutin memeriksa informasi pribadi mereka di sistem Pangkalan Data Pendidikan Tinggi untuk mencegah kejanggalan serupa.

Bukan hanya bagi yang sedang menempuh studi, tetapi juga para alumni diharapkan segera menyampaikan laporan jika mendapati adanya perubahan tidak sah pada profil akademik mereka.

Herman mendorong pelaporan langsung ke rektorat universitas jika ada indikasi sabotase data oleh pihak luar.

"Jika tidak cepat direspon, silahkan melapor kepada saya langsung. Nomor saya ada dan bisa diakses umum," ungkapnya.

Sebelumnya, Ayu Amanda, alumni Teknik Sipil Universitas Halu Oleo, menyampaikan kekesalannya melalui video di akun TikTok @amanda_ay09 pada 29 Desember 2025.

Dalam rekaman tersebut, ia menunjukkan tangkapan layar dari PDDikti yang menampilkan nomor induk mahasiswa E1A117006 miliknya tercatat atas nama Basri dengan jenis kelamin laki-laki.

Ayu menduga perubahan ini terkait praktik jual beli ijazah palsu di mana pihak ketiga memanfaatkan data asli untuk kepentingan pribadi.

“Itu stambuk ku kenapa bisa diganti ini pihak kampus. Klarifikasinya dulu. Kita kuliah empat tahun itu untuk mendapat ini semua ijazah. Giliran orang asing, orang goblok, masukan beli-beli ijazah. Saya tahu begini, saya nda usah mi kuliah empat tahun lamanya. Saya beli saja ijazah kan bisa toh ini. Stambuk ku ini E1A117006, saya hapal,” keluhnya.

“Tapi ini Basri dia pergi membayar di Universitas Halu Oleo,“ lanjutnya.

Hingga pukul 07.20 WITA pada 29 Desember 2025, unggahan video itu telah mendapat 57 ribu suka, dibagikan 7.319 kali, serta menuai 1.443 komentar dari pengguna TikTok.

“Padahal Universitasnya Negeri loh, ngeri betul,” komentar salah satu warganet.

“Data ku malah hilang di PDDIKTI,” ungkap warganet lain yang mengalami hal serupa.

Kasus ini memicu kekhawatiran lebih luas mengenai keamanan data akademik di perguruan tinggi negeri, di mana UHO diduga mengalami penetrasi sistem yang menyebabkan manipulasi informasi alumni.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved