
Repelita Riau - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali menyuarakan keprihatinannya atas rencana relokasi masyarakat yang tinggal di dalam kawasan Taman Nasional Tesso Nilo.
Banyak pihak menilai langkah tersebut berpotensi melanggar hak asasi manusia.
Susi memilih platform X untuk menyampaikan pesannya.
Ia mengunggah sebuah video yang memperlihatkan situasi terkini di lapangan.
Dalam unggahan tersebut, Susi secara langsung menandai akun resmi Kementerian Pertahanan dan Kapolri.
“Pak Menhan @Kemhan_RI Kapolri @ListyoSigitP,” tulis Susi pada Selasa (25/11/2025).
Relokasi dinilai sangat berisiko karena kawasan konservasi itu kini hanya menyisakan 16 persen hutan alam dari luas semula.
Hewan-hewan endemik penghuni asli kawasan tersebut terancam punah dalam waktu kurang dari sepuluh tahun ke depan.
Gajah Sumatra dan harimau Sumatra termasuk spesies yang paling terancam kehilangan habitatnya.
Pemantauan satelit Global Forest Watch mencatat kehilangan tutupan hutan primer mencapai 78 persen sejak 2009 hingga 2023.
Dari total luas 81.793 hektare yang ditetapkan pada tahun 2009, hutan alam yang masih tersisa hanya sekitar 13 ribu hektare.
Angka tersebut hanya setara dengan 16 persen dari luas kawasan awal.
Kondisi ini mencerminkan ancaman serius terhadap kelestarian ekosistem Tesso Nilo secara keseluruhan.
Editor: 91224 R-ID Elok

