
Repelita Jakarta - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu melontarkan kritik tajam melalui akun media sosial X pribadinya terkait serangkaian musibah alam berupa banjir dan longsor yang menerpa berbagai wilayah di Pulau Sumatera.
Ia menilai bencana-bencana tersebut bukan semata ulah alam, melainkan akibat dari kelalaian dan keserakahan manusia yang merusak lingkungan secara masif.
Inilah hilir dari Serakahnomic, tulis Said Didu dalam cuitannya di @msaid_didu pada Jumat 28 November 2025.
Sebelumnya, Said Didu membagikan unggahan dari akun X @LaodeMSyarif yang menggambarkan kondisi daerah-daerah terdampak bencana dengan pesan sindiran keras terhadap perilaku tamak warga.
Menurutnya, sikap serakah itu menjadi pemicu utama munculnya longsor dan banjir karena merusak ekosistem secara sembarangan.
Ia secara khusus menyoroti praktik penanaman sawit serta tanaman monokultur lain yang dilakukan tanpa perencanaan matang, ditambah eksploitasi tambang baik ilegal maupun legal yang acuh terhadap dampak lingkungan.
Pembiaran dari pihak pemerintah dan aparat yang diduga terlibat korupsi semakin memperparah situasi hingga bencana datang menghantam.
Akibatnya diderita oleh masyarakat umum sedang para penggarong sumber daya alam tersebut hidup damai sejahtera di Istana mereka, tambahnya dalam unggahan yang sama di @msaid_didu pada Jumat 28 November 2025.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

