
Repelita Jakarta - Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo H Kurniawan melayangkan kritik pedas terhadap Wakil Menteri Perhubungan Suntana terkait penjelasan status bandara khusus milik PT Indonesia Morowali Industrial Park.
Wamenhub tidak jujur, tegas Kurniawan di Jakarta pada Sabtu tanggal 29 November 2025.
Kurniawan menegaskan bahwa temuan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin tentang absennya petugas imigrasi serta bea cukai di bandara IMIP bukanlah pernyataan sembarangan.
Sjafrie Sjamsoeddin enggak ada kepentingan politik apa pun, cuma mau benar, dan Sjafrie Sjamsoeddin tidak asal ngomong karena saya yakin didukung dengan data intelijen.
Pernyataan Wamenhub yang mengklaim bandara tersebut sudah terdaftar dan tidak ilegal sama sekali tidak menjawab substansi masalah yang diungkap Menhan.
Ada beda terdaftar atau legal dengan pernyataan Menhan yang bilang tidak ada petugas imigrasi dan bea cukai.
Ketidaksesuaian pernyataan antarpejabat ini menunjukkan lemahnya koordinasi dan loyalitas di dalam kabinet.
Kalau enggak loyal dan enggak kompak mending mundur, cuma buat malu.
Situasi ini mencerminkan potret kepemimpinan nasional yang jauh dari harapan masyarakat.
Jadi, ini potret bangsa ini, banyak yang pintar, tetapi enggak jujur.
Kurniawan juga mempertanyakan langkah penempatan beberapa personel baru-baru ini di bandara tersebut.
Yang kemarin ditempatkan lagi beberapa petugas itu melahirkan dugaan.
Diduga yang kemarin-kemarin dan selama ini patut diduga belum ditempatkan dong.
Ia mendesak seluruh pihak di pemerintahan untuk bersikap terbuka dan jujur kepada publik.
Ayo kita jujur.
Atau diduga Wamenhub tidak jujur, pungkas Kurniawan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

