Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Ferdinand Hutahaean Kritik Pedas Ahmad Ali: Disuruh Minum Obat Cacing, Jokowi Janji Tidur di Solo, Faktanya Paling Gatal, Masih Nempel di Politik!


 Repelita Jakarta - Politikus PDI Perjuangan Ferdinand Hutahaean melontarkan sindiran pedas kepada Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali yang sebelumnya menyindir ada nenek-nenek puluhan tahun masih menjabat ketua umum partai, isyarat yang mengarah pada Megawati Soekarnoputri.

Menurut Ferdinand, Ahmad Ali sebaiknya mengonsumsi obat cacing terlebih dahulu agar pola pikirnya menjadi lebih jernih sebelum berbicara di depan publik.

Ahmad ali itu mungkin perlu minum obat cacing, lah, menurut saya, biar agak sehat dikit otaknya, ujar Ferdinand melalui pesan tertulis pada Senin 24 November 2025.

Ia menilai Ahmad Ali tampak lupa bahwa Joko Widodo pernah berjanji akan beristirahat di Solo setelah lengser, namun kini justru masih aktif di panggung politik.

Bilang setelah jadi Presiden RI mau tidur di Solo, ternyata paling gatal sampai saat ini, katanya.

Ferdinand menyebut seluruh pernyataan Ahmad Ali hanyalah upaya mencari panggung murahan demi mengangkat citra PSI yang tengah meredup.

Cari-cari panggung, lah, untuk mengangkat PSI di peredaran, tegas Ferdinand.

Sebelumnya, dalam Rapat Koordinasi Wilayah PSI se-Kepulauan Riau di Batam pada Sabtu malam 22 November 2025, Ahmad Ali mengaku heran banyak pihak meminta Jokowi mundur dari politik.

Ia lalu membandingkan dengan figur-figur senior yang masih bertahan di posisi puncak partai selama puluhan tahun.

Sialnya Pak Jokowi ini. Begini, dia dihina, dimaki-maki. Namun, ketika dia melawan, dia disuruh, 'Pak Jokowi harus jadi negarawan'. Terus ketika dia bicara politik, 'ya sudah waktunya beristirahat'. Loh, ada nenek-nenek yang sudah puluhan tahun jadi ketua partai, kata Ahmad Ali.

Meski tidak menyebut nama secara eksplisit, sindiran tersebut jelas ditujukan kepada Megawati Soekarnoputri.

Ahmad Ali juga menyinggung seorang mantan presiden pria yang sudah lebih dari dua dekade masih aktif berpartai tanpa diminta berhenti.

Ada Bapak Presiden yang sekarang sudah 20 tahun juga tidak disuruh berhenti. Apa sih yang ditakutkan dari Pak Jokowi ini?, tanyanya.

Pernyataan tersebut langsung memicu gelombang kritik dari berbagai kalangan pendukung PDI Perjuangan yang menilai Ahmad Ali telah melampaui batas kesopanan politik.

Kontroversi ini semakin mempertegas jurang perbedaan antara PSI dengan partai-partai besar yang memiliki sejarah panjang di politik Indonesia.

Ferdinand menutup tanggapannya dengan menyiratkan bahwa Ahmad Ali seharusnya lebih fokus memperkuat internal PSI daripada terus mencari sensasi melalui serangan kepada tokoh senior.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved