
Repelita Jakarta - Ketua Umum Jokowi Mania Andi Azwan kembali mengajak Roy Suryo bersama para pendukung tuduhan ijazah palsu untuk menggelar pertemuan langsung dengan Joko Widodo sebagai upaya mengakhiri konflik melalui jalur keadilan restoratif.
Usulan tersebut disampaikan Andi dalam acara Rakyat Bersuara bertajuk Scan Ijazah Jokowi Resmi Ditunjukan, Asli? yang tayang di iNews pada Selasa 25 November 2025.
Menurut Andi, dialog tatap muka menjadi cara paling elegan untuk menyelesaikan perbedaan pandangan tanpa harus memperpanjang proses hukum yang sudah berjalan.
Saya sudah menawarkan aja beliau, yuk ketemu Pak Jokowi, terus bisa bicara langsung.
Roy Suryo langsung menolak ajakan itu dengan nada menantang.
Ngapain ketemu?
Andi menilai respons keras semacam ini menjadi penghambat utama penerapan pendekatan damai yang seharusnya bisa ditempuh semua pihak.
Sudahlah, minta maaf aja beres ini.
Roy kembali membalas dengan mempertanyakan siapa sebenarnya yang harus bertanggung jawab atas situasi yang tercipta.
Siapa yang salah? Kita yang disuruh minta maaf.
Dengan sikap yang demikian, Andi menyatakan pihaknya tidak lagi ragu untuk menghadapi Roy Suryo dan kelompoknya melalui jalur pengadilan jika upaya rekonsiliasi terus ditolak.
Perkara penyebaran informasi dugaan ijazah palsu mantan presiden telah melahirkan delapan tersangka yang dibagi dalam dua klaster oleh penyidik Polda Metro Jaya.
Kelompok pertama mencakup Eggi Sudjana, Kurnia Tri Rohyani, Damai Hari Lubis, Rustam Effendi, serta Muhammad Rizal Fadillah.
Sedangkan kelompok kedua terdiri atas Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauziah Tyassuma yang lebih dikenal dengan nama Dokter Tifa.
Polemik ini terus berlanjut meski berbagai tawaran penyelesaian damai telah dilayangkan, menunjukkan jurang yang masih lebar antara kedua kubu.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

