Repelita Jakarta - Aktivis di dunia maya bernama Chusnul Chotimah menyampaikan pesan kritis yang ditujukan kepada sejumlah institusi penegak hukum serta langsung kepada Presiden Prabowo Subianto melalui platform Threads miliknya.
Ia menyoroti sejumlah perkara korupsi yang tampaknya lenyap begitu saja dari radar pengawasan, khususnya yang melibatkan tokoh-tokoh dekat dengan mantan pemimpin negara bernama Joko Widodo.
Menurut Chusnul, fenomena ini mencerminkan adanya perlindungan terselubung bagi para pelaku yang memiliki hubungan erat dengan kelompok kekuasaan lama, sehingga proses peradilan terhambat total.
Pada 26 November 2025, ia memposting tag langsung kepada akun resmi Kejaksaan Agung, Komisi Pemberantasan Korupsi, Presiden Prabowo, Partai Gerindra, serta Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.
@kejaksaan.ri @official.kpk @prabowo @gerindra @sufmi_dasco, tulisnya dalam unggahan tersebut.
Salah satu contoh yang disebutkannya adalah kasus Silvester Matutina, seorang terpidana yang telah dijatuhi hukuman enam tahun penjara atas pelanggaran hukum, tetapi hingga kini masih bebas beraktivitas tanpa eksekusi yang tegas dari pihak berwenang.
Selain itu, Chusnul juga mengungkit nasib Ahmad Ali, yang pada Februari tahun ini menjadi sasaran penggeledahan mendadak oleh tim KPK di tempat tinggalnya.
Dalam operasi tersebut, ditemukan uang tunai senilai Rp3,5 miliar beserta berbagai dokumen penting dan barang bukti lainnya yang langsung disita sebagai alat pembuktian.
Akan tetapi, setelah Ahmad Ali memutuskan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia, seluruh proses penyidikan seolah menguap tanpa jejak, meninggalkan pertanyaan besar mengenai konsistensi penegakan aturan.
Chusnul menilai pola ini sebagai indikasi bahwa aliansi politik tertentu mampu membuat kasus-kasus serius hilang dari agenda lembaga antikorupsi, yang pada akhirnya merusak kepercayaan publik terhadap sistem keadilan.
Ia mendesak agar tagar dan pesannya ini menjadi panggilan bagi para pemangku kepentingan untuk segera menindaklanjuti agar tidak ada lagi kasus yang ditelan bumi hanya karena kedekatan dengan figur berpengaruh.
Editor: 91224 R-ID Elok

