Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

[BREAKING NEWS] GEGER Gejolak PBNU Memuncak, Risalah Syuriyah Desak Yahya Cholil Staquf Mundur Usai Isu Kedekatan dengan Zionis

Yahya Staquf Bertemu PM Israel, PBNU: Banyak Cara Bantu Palestina

Repelita Jakarta - Sebuah dokumen risalah Rapat Harian Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yang digelar pada Kamis 20 November 2025 di Hotel Aston City Jakarta menjadi viral karena berisi tuntutan agar Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf segera meletakkan jabatan dalam waktu paling lambat tiga hari.

Rapat yang dihadiri puluhan anggota Syuriyah itu menyoroti pengundangan narasumber yang diduga terkait jaringan Zionisme Internasional pada kegiatan Akademi Kepemimpinan Nasional Nahdlatul Ulama sebagai pelanggaran berat terhadap nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An Nahdliyah serta Muqaddimah Qanun Asasi NU.

Tindakan tersebut dinilai semakin memberatkan karena dilakukan di tengah kecaman dunia atas agresi Israel yang dianggap sebagai genosida terhadap rakyat Palestina sehingga memenuhi unsur pemberhentian tidak hormat sebagaimana diatur dalam Pasal 8 huruf a Peraturan Perkumpulan NU Nomor 13 Tahun 2025.

Selain itu, rapat juga menilai pengelolaan keuangan di lingkungan PBNU menunjukkan indikasi penyimpangan dari hukum syara', peraturan perundang-undangan negara, Pasal 97 hingga 99 Anggaran Rumah Tangga NU serta ketentuan perkumpulan yang berlaku dengan dampak berbahaya bagi status badan hukum organisasi.

Berdasarkan ketiga pertimbangan utama tersebut, Rapat Harian Syuriyah menyerahkan keputusan akhir kepada Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar beserta dua Wakil Rais Aam.

Musyawarah antara Rais Aam dan wakil-wakilnya memutuskan bahwa KH Yahya Cholil Staquf wajib mengundurkan diri dari posisi Ketua Umum PBNU dalam tempo tiga hari sejak keputusan diterima.

Dokumen risalah yang ditandatangani langsung oleh Rais Aam KH Miftachul Akhyar itu juga menyatakan bahwa bila dalam batas waktu tersebut pengunduran diri tidak kunjung dilakukan maka Syuriyah PBNU akan memberhentikan secara resmi KH Yahya Cholil Staquf dari jabatannya.

Menanggapi gejolak tersebut, Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul mengimbau seluruh pengurus dan warga Nahdlatul Ulama di berbagai tingkatan untuk tetap tenang serta tidak terprovokasi informasi yang belum terverifikasi.

“Ini dinamika organisasi yang sedang berjalan. Saya minta semua pengurus dan warga NU tetap tenang, tidak terbawa arus berita yang menyesatkan, dan tidak memperbesar kesalahpahaman,” ujar Gus Ipul di Jakarta pada Jumat 21 November 2025.

Ia menekankan bahwa seluruh proses saat ini berada di bawah kewenangan penuh jajaran Syuriyah PBNU sebagai otoritas tertinggi organisasi yang dipimpin Rais Aam serta wakil-wakilnya.

Gus Ipul mengajak semua pihak untuk terus menjaga persaudaraan, memperbanyak sholawat, serta hanya mengikuti perkembangan melalui saluran resmi dari Syuriyah PBNU agar suasana tetap kondusif.

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved