
Repelita Jakarta - Aliansi Bongkar Ijazah Jokowi yang terdiri dari kalangan akadmisi aktivis serta jurnalis menyatakan keheranan atas sikap Presiden ketujuh Republik Indonesia Joko Widodo yang hingga kini belum bersedia memperlihatkan ijazah aslinya kepada masyarakat luas.
Menurut mereka cara paling sederhana untuk mengakhiri segala polemik hanyalah dengan menunjukkan dokumen pendidikan tersebut secara terbuka.
Perwakilan aliansi sekaligus jurnalis senior Lukas Luwarso menegaskan bahwa memamerkan ijazah sama sekali bukan tindakan yang memalukan apalagi berasal dari perguruan tinggi bergengsi di Tanah Air.
Kalau Pak Jokowi punya ijazah itu, ijazah UGM lagi universitas yang membanggakan kenapa disembunyikan, apa tujuannya apa motifnya.
Tidak ada alasan yang masuk akal bagi Jokowi untuk terus menahan diri membuktikan keaslian ijazahnya mengingat perdebatan ini sudah berlarut-larut.
Jadi secara logika, secara filosofis tidak jelas motif ini.
Kengototan Jokowi yang enggan membuka ijazah justru membuat kontroversi semakin berkepanjangan.
Hal itu dianggap Lukas sebagai bentuk permainan terhadap bangsa Indonesia secara langsung maupun tidak langsung.
Pak Jokowi langsung atau tidak langsung mempermainkan bangsa ini dengan isu ijazah, karena tidak segera menunjukkan kalau memang asli.
Orang yang jujur dan benar-benar memiliki dokumen asli pasti akan segera menunjukkannya tanpa ragu.
Tidak ada penjelasan dari sudut psikologis filosofis maupun ilmiah yang bisa membenarkan sikap enggan membuka ijazah tersebut.
Pernyataan Lukas Luwarso disampaikan dalam program Rakyat Bersuara bertajuk Kasus Ijazah Jokowi Ilmiah atau Penyebaran Fitnah? yang tayang di iNews pada Rabu 19 November 2025.
Editor: 91224 R-ID Elok

