Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Banjir Sumatera Belum Bencana Nasional, Kepala BNPB: Kelihatan Mencekam di Medsos

Banjir Sumatera Belum Bencana Nasional, Kepala BNPB: Kelihatan Mencekam di Medsos

Repelita - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letnan Jenderal TNI Suharyanto memberikan penjelasan mengenai status penanganan bencana di wilayah Sumatra yang hingga kini belum ditingkatkan menjadi bencana nasional.

Dia menegaskan bahwa penetapan status bencana nasional mempertimbangkan berbagai faktor termasuk skala korban dan kondisi aksesibilitas menuju lokasi terdampak.

Meskipun mengakui situasi di lapangan terlihat sangat mencekam berdasarkan berbagai unggahan di platform media sosial.

Suharyanto secara khusus menolak untuk menyatakan apakah bencana ini memenuhi kriteria untuk dikategorikan sebagai bencana nasional atau tidak.

Dia hanya menegaskan bahwa status saat ini masih berada pada tingkat bencana daerah dengan lingkup provinsi.

Bencana alam yang melanda tiga provinsi di Sumatra terus menelan korban jiwa dengan jumlah yang semakin meningkat dari hari ke hari.

Hingga hari Minggu tanggal 30 November Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat korban meninggal mencapai 303 orang.

Sebanyak 239 orang lainnya masih dinyatakan hilang dalam berbagai insiden bencana yang terjadi secara bertubi-tubi.

Provinsi Sumatra Utara menjadi wilayah dengan korban jiwa tertinggi yang mencapai 166 orang meninggal dunia.

Dalam kurun waktu satu hari terjadi penambahan sebanyak 60 korban jiwa berkat intensifikasi operasi pencarian.

Tim gabungan yang dipimpin oleh Basarnas berhasil menemukan korban-korban tambahan dalam operasi pencarian dan pertolongan.

Sebanyak 103 warga di Sumatra Utara masih dinyatakan hilang dan terus dilakukan pencarian oleh tim gabungan.

Ribuan warga terpaksa mengungsi di berbagai lokasi akibat kerusakan permukiman dan terputusnya akses transportasi.

Bencana ini telah memporak-porandakan infrastruktur vital dan memutuskan hubungan antar daerah di ketiga provinsi.

Pemerintah daerah terus berupaya mengevakuasi warga yang masih terisolir di berbagai titik lokasi bencana.

Bantuan logistik dan peralatan darurat terus didistribusikan meskipun menghadapi kendala akses yang cukup berat.

Koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus dilakukan untuk mempercepat penanganan pengungsi.

Berbagai organisasi kemanusiaan dan relawan turut serta memberikan bantuan kepada korban yang terdampak bencana.

Kondisi cuaca yang belum sepenuhnya stabil menambah kompleksitas dalam proses evakuasi dan distribusi bantuan.

Pemerintah memastikan bahwa semua korban yang mengungsi akan mendapatkan perlindungan dan bantuan sesuai kebutuhan.

Proses pencarian korban hilang masih terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak terkait dan peralatan khusus.

Pemulihan infrastruktur yang rusak akan segera dilakukan setelah kondisi darurat bencana dapat tertangani dengan baik.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved