Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Ada Apa Partai Ummat Tiba-tiba Dukung Pemerintahan Prabowo, Gibran Juga?

 

Repelita Jakarta - Partai Ummat yang dipimpin oleh Amien Rais secara resmi mengalihkan dukungan politiknya kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto setelah sebelumnya berada di kubu oposisi.

Langkah ini menandai perubahan signifikan dalam posisi politik partai tersebut sejak era Pemilu Presiden 2024.

Pada 7 Desember 2024, Majelis Syura bersama Dewan Pimpinan Pusat Partai Ummat mengadakan rapat khusus di Jakarta yang menghasilkan keputusan mendukung sepenuhnya agenda kerja Presiden ke-8 Republik Indonesia.

Mereka menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan sekaligus doa bagi keberhasilan kepemimpinan Prabowo Subianto.

Keputusan ini menimbulkan berbagai tanggapan mengingat Partai Ummat sebelumnya mendukung pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar pada kontestasi pilpres lalu.

Perubahan arah ini didasarkan pada pertimbangan bahwa Presiden Prabowo sedang menghadapi tantangan negara yang sangat berat sebagai warisan dari pemerintahan sebelumnya.

Salah satu beban utama yang ditekankan adalah utang negara yang mencapai angka sekitar Rp8.000 triliun.

"Presiden Prabowo memikul beban sangat berat, yang diwariskan Rezim sebelumnya, berbentuk utang dalam jumlah sekitar 8.000 triliun rupiah," bunyi siaran pers tersebut.

Partai Ummat juga menyoroti masalah kebocoran sumber daya alam Indonesia yang selama ini mengalir ke luar negeri dalam jumlah besar.

Mereka berharap Presiden Prabowo memanfaatkan kewenangan luasnya untuk menerbitkan regulasi tegas, baik melalui undang-undang maupun keputusan presiden, guna menghentikan aliran kekayaan tersebut.

Dalam pandangan Partai Ummat, terdapat dua paradoks besar yang dihadapi bangsa Indonesia sebagaimana tertuang dalam buku Paradoks Indonesia karya Prabowo Subianto.

Paradoks pertama adalah mayoritas kekayaan negara hanya dinikmati oleh sekitar satu persen penduduk sementara rakyat lainnya tidak merasakan manfaatnya.

Paradoks kedua adalah sistem demokrasi yang rawan dikuasai oleh pemilik modal besar sehingga seluruh elemen politik menjadi rentan dikendalikan.

Setelah melakukan pembahasan mendalam, Majelis Syura dan DPP Partai Ummat menyakini bahwa kewenangan presiden saat ini memungkinkan terbitnya kebijakan kuat untuk memperbaiki pengelolaan sumber daya alam dan praktik demokrasi.

Pengalaman panjang Prabowo Subianto di dunia militer sebagai mantan Panglima Kostrad dan Danjen Kopassus dianggap sebagai modal berharga dalam memimpin bangsa keluar dari berbagai persoalan.

“Kami percaya sepenuhnya Presiden Prabowo Subianto yang kepemimpinannya dalam bidang militer telah malang melintang bisa menyelamatkan bangsa Indonesia ini dari keterpurukan dan membawa bangsa ini menjadi bangsa yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. InsyaAllah,” demikian pernyataan Partai Ummat.

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved