Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Trump Fokus Pembangunan Kembali Gaza Tanpa Menyinggung Kemerdekaan Palestina


 Repelita Sharm el-Sheikh - Konferensi tingkat tinggi di Sharm el-Sheikh, Mesir, kembali menyingkirkan isu kemerdekaan Palestina meski digembar-gemborkan sebagai perjanjian damai di Timur Tengah.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa saat ini fokusnya adalah membangun kembali Jalur Gaza setelah perang yang meluluhlantakkan wilayah tersebut lebih dari dua tahun.

Trump tidak menyebutkan solusi dua negara dalam pidato resminya saat berkunjung ke Israel dan Mesir pada Senin, 13 Oktober 2025, dan membatasi pembicaraannya pada rencana pembangunan kembali yang didukung Hamas dan Israel serta mendapat dukungan internasional.

Dalam perjalanan kembali ke Washington, Trump menghindari pertanyaan wartawan terkait solusi dua negara, menegaskan bahwa diskusi saat ini berfokus pada pembangunan kembali Gaza.

Presiden AS menyerukan era baru harmoni di Timur Tengah dan meminta para pemimpin dunia untuk mengesampingkan perseteruan lama dan kebencian masa lalu.

Dalam pidatonya, Trump menekankan pentingnya mengubah kemenangan militer menjadi perdamaian dan kemakmuran, serta mendorong warga Palestina meninggalkan jalur teror dan kekerasan.

Trump sebelumnya mengkritik upaya internasional untuk mengakui negara Palestina secara sepihak, menyebutnya sebagai pemberian imbalan bagi Hamas.

Para pemimpin global menghadiri upacara penandatanganan gencatan senjata di Gaza yang dimediasi oleh Trump, Mesir, Qatar, dan Turki.

Trump memuji upaya rekonstruksi Gaza dan menyatakan bahwa pembangunan kembali akan menjadi bagian paling mudah, seraya menekankan kemampuan Amerika Serikat dalam membangun lebih baik dari negara lain.

Kesepakatan gencatan senjata disambut dengan campuran rasa lega dan kecemasan terkait masa depan Gaza, di mana serangan Israel menewaskan sedikitnya 67.869 orang dan menghancurkan sebagian besar wilayah.

Warga Gaza menggambarkan kondisi wilayah mereka yang rata dengan tanah akibat konflik dan menyoroti perlunya rekonstruksi dan pengelolaan yang efektif.

Trump menegaskan bahwa rekonstruksi Gaza harus disertai demiliterisasi untuk menjamin keamanan dan stabilitas jangka panjang.

Presiden Amerika Serikat, bersama pemimpin Qatar, Mesir, dan Turki, mengeluarkan pernyataan bersama yang menekankan kesetaraan hak antara Israel dan Palestina serta kesempatan yang sama bagi setiap orang.

Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi menyatakan hanya pembentukan negara Palestina yang dapat mengakhiri konflik secara permanen, meski memuji upaya Trump.

Trump menyerukan pembentukan Dewan Perdamaian yang akan mengawasi otoritas lokal Gaza, dengan kemungkinan keterlibatan tokoh-tokoh pro-Israel seperti mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair dan menantu Trump Jared Kushner.

Para ahli menyoroti tantangan legitimasi dan keberlanjutan keputusan politik terkait masa depan Gaza yang akan diawasi Dewan Perdamaian.

Kesepakatan gencatan senjata tetap menjadi langkah awal yang belum menyelesaikan isu fundamental kemerdekaan Palestina dan ketegangan antara Israel dan warga Gaza.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved