Petisi ini bertujuan untuk menghapus hak pensiun seumur hidup yang dianggap tidak adil dan perlu segera dibatalkan.
Melalui unggahan di akun media sosial Threads pribadinya pada Jumat (17/10/2025), Salsa menyampaikan bahwa petisi tersebut akan diperjuangkannya agar dapat dibawa dan disampaikan ke Mahkamah Konstitusi.
Petisi ini akan kita bawa ke Mahkamah Konstitusi, sebagai bukti bahwa rakyat menolak privilese ini.
Kita ingin aturan ini dibatalkan, demi keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Tanda tangani petisi ini sebelum 20 Oktober 2025 melalui tautan berikut: https://c.org/PkZPYJCnzG.
Menurut Salsa, petisi ini merepresentasikan penolakan rakyat terhadap kebijakan tersebut.
Ia menekankan pentingnya dukungan masyarakat agar petisi ini bisa mencapai target tanda tangan sebelum batas waktu yang ditentukan.
Salsa mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk ikut menandatangani petisi sebagai bentuk partisipasi dalam perubahan kebijakan.
Ia berharap dengan dukungan yang cukup, petisi ini dapat diteruskan ke Mahkamah Konstitusi untuk ditindaklanjuti secara hukum.
Langkah ini sekaligus menjadi bentuk pengawasan masyarakat terhadap hak-hak yang dianggap tidak sejalan dengan prinsip keadilan bagi seluruh rakyat.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

