Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Apa yang Sudah Diberikan Anies Kepada Prabowo? Qodari: Tolong Anak Abah Jawab Hahahaha

 

Repelita Jakarta - Muhammad Qodari yang saat ini menduduki posisi Kepala Kantor Staf Kepresidenan melontarkan pertanyaan kritis mengenai hubungan politik antara Anies Baswedan dan Prabowo Subianto.

Sekarang pertanyaannya, apa yang sudah diberikan Anies kepada Prabowo? Hahaha, kata Qodari seraya tertawa lebar dikutip dari unggahan akun X @Simemaki, Sabtu (18/10/2025).

Pernyataan tersebut kembali viral setelah Anies Baswedan menyampaikan evaluasi terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran yang telah berjalan satu tahun.

Qodari menyoroti penilaian kinerja yang pernah diberikan Anies terhadap Prabowo pada debat pilpres 2024 lalu.

Dalam debat tersebut Anies disebut hanya memberikan nilai 11 dari 100 untuk kinerja Prabowo menurut penuturan Qodari.

Qodari menilai pernyataan Anies tersebut menunjukkan sikap yang tidak sesuai dengan norma kesantunan dalam berpolitik.

Ia menegaskan bahwa selama ini Anies lebih banyak menerima dukungan politik dari Prabowo tanpa memberikan timbal balik yang proporsional.

Dukungan tersebut mencakup pencalonan Anies sebagai gubernur DKI Jakarta yang menjadi batu loncatan karir politiknya.

Posisi gubernur ibukota dinilai memberikan platform nasional yang membuka peluang pencalonan presiden di kemudian hari.

Qodari mengulangi pertanyaannya dengan penekanan mengenai kontribusi apa yang sudah diberikan Anies kepada Prabowo.

Ia menyimpulkan sendiri bahwa tidak ada kontribusi berarti yang pernah diberikan menurut perspektifnya.

Pernyataan tentang etika politik juga turut disinggung dalam perbincangan tersebut secara spesifik.

Sebelumnya mantan penyidik KPK Yudi Purnomo Harahap telah merespons pernyataan Prabowo tentang tidak menyimpan dendam terhadap Anies.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Munas Partai Keadilan Sejahtera baru-baru ini.

Yudi menganggap pernyataan itu bisa menjadi sinyal dinamika politik baru yang sedang berkembang.

Ia mengingatkan bahwa turbulensi politik sering terjadi justru dalam situasi yang tampak tenang dan stabil.

Pertanyaan tentang kemungkinan ajakan bergabung ke kabinet pemerintahan juga turut mengemuka dalam analisis politik ini.

Realitas politik memang sering menunjukkan perubahan yang cepat dan penuh kejutan tidak terduga.

Prinsip permusuhan sementara dan persahabatan abadi menjadi bagian dari dinamika hubungan politik praktis.
(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved