Repelita Jakarta - Tokoh reformasi Amien Rais menyerukan agar pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto menghentikan dominasi perusahaan asing yang menguasai tambang emas di Papua, terutama Freeport yang menurutnya telah terlalu lama mengeruk kekayaan alam Indonesia.
Ia menilai operasi perusahaan asal Amerika Serikat itu telah merugikan bangsa secara ekonomi dan lingkungan.
Menurut Amien, praktik pengelolaan tambang yang dijalankan selama puluhan tahun hanya menguntungkan pihak luar negeri sementara masyarakat Papua tetap hidup dalam kesulitan.
Ia menegaskan bahwa tambang tersebut seharusnya menjadi milik negara dan dikelola sepenuhnya untuk kesejahteraan rakyat, bukan dijadikan ladang keuntungan bagi korporasi asing.
Dalam penilaiannya, Freeport kini beroperasi layaknya negara di dalam negara.
Amien mengungkapkan bahwa akses publik dan media untuk memantau aktivitas tambang sangat terbatas bahkan tertutup.
Kondisi itu memperlihatkan lemahnya kontrol pemerintah terhadap aset strategis nasional.
Ia menceritakan pengalamannya ketika berkunjung ke Papua pada pertengahan 1990-an dan melihat langsung gunung-gunung Jayawijaya yang diledakkan demi menggali emas dalam skala besar.
Menurutnya, aktivitas itu telah merusak lingkungan, mengubah bentang alam, dan mengancam keberlangsungan hidup masyarakat adat di sekitar area tambang.
Amien juga mengkritik keputusan pemerintah yang memperpanjang izin operasi Freeport hingga tahun 2041 dan disebut masih bisa diperpanjang lagi sampai 2061.
Ia menilai kebijakan tersebut tidak berpihak pada kedaulatan ekonomi bangsa.
Amien menyerukan agar pemerintahan Prabowo nanti berani mengambil langkah konkret untuk menghentikan ketergantungan pada korporasi asing dan memulihkan pengelolaan sumber daya alam di tangan negara.
Ia menegaskan, emas yang berasal dari bumi Papua harus dikelola sepenuhnya oleh bangsa Indonesia dan hasilnya dikembalikan untuk kesejahteraan rakyat.
Menurut Amien, hanya dengan keberanian politik dan komitmen terhadap kedaulatan nasional, Indonesia bisa lepas dari bayang-bayang dominasi ekonomi asing yang disebutnya sebagai bandit penguras emas.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

