
Repelita Yogyakarta - Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Ova Emilia, memberikan pujian kepada eks Presiden RI ke-7, Joko Widodo, sebagai alumni kebanggaan Fakultas Kehutanan UGM pada Jumat (17/10/2025).
Pernyataan itu disampaikan Ova Emilia dalam rapat senat terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-62 Fakultas Kehutanan UGM.
Ova menyebut Jokowi sebagai alumnus Fakultas Kehutanan tahun 1980 yang membanggakan bagi fakultas tersebut.
Menanggapi hal itu, pakar telematika Roy Suryo menekankan bahwa definisi alumni tidak selalu menunjukkan seseorang telah lulus dari universitas.
Roy Suryo menyebutkan bahwa sejak 2014, terdapat perubahan statuta di Kagama, yang menyatakan alumni adalah mereka yang pernah masuk universitas, meski tidak menyelesaikan studi.
Menurut Roy, teman-teman Jokowi yang menyatakan pernah berkuliah bersamanya tidak bisa memastikan Jokowi benar-benar lulus dari UGM.
Alumni, ujar Roy, hanya menunjukkan pernah masuk ke universitas, bukan bukti kelulusan, sehingga kelulusan Jokowi tetap dipertanyakan.
Di sisi lain, Waketum Bara JP, David Pajung, membela Jokowi dan memaklumi pernyataan Roy Suryo.
David menegaskan bahwa Jokowi mendaftar secara resmi di UGM, mengikuti ospek, kuliah, dan berpartisipasi dalam kegiatan mahasiswa hingga yudisium.
David memastikan ijazah Jokowi asli karena diterbitkan oleh UGM sebagai lembaga yang berwenang.
Dalam acara Dies Natalis ke-62 Fakultas Kehutanan, Ova juga menegaskan bahwa Jokowi adalah alumni sah dan alumni kebanggaan UGM.
David menyebut tiga pesan utama dari acara tersebut, yakni pengakuan, apresiasi, dan penegasan bahwa isu ijazah palsu tidak mempengaruhi UGM.
Isu yang diangkat Roy Suryo dan pihak lain dinyatakan tidak berdampak pada reputasi UGM dan pengakuan resmi terhadap Jokowi sebagai alumni. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok

