Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Wanda Hamidah Satu-satunya Perempuan di Kapal Bantuan Tunisia yang Berlayar ke Gaza dalam Misi Global Sumud Flotilla

Wanda Hamidah akhirnya mengarungi Gaza mewakili Indonesia - Gaza Media

Repelita Gaza - Artis sekaligus aktivis Wanda Hamidah dipastikan dalam kondisi aman saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina.

Kabar tersebut disampaikan melalui pesan suara yang dibagikan ke grup WhatsApp dan diunggah ulang oleh Zaskia Adya Mecca lewat Instagram Story.

Dalam voice note yang dikutip pada Kamis, 18 September 2025, Wanda menyampaikan bahwa dirinya baik-baik saja meski kapal yang ditumpanginya penuh dengan logistik bantuan.

“Alhamdulillah, I’m okay, I’m good, aman di laut. Perahunya agak penuh, tapi penuh barang sih sebetulnya,” ujar Wanda.

Wanda mengungkapkan bahwa dirinya merupakan satu-satunya perempuan dalam rombongan kapal Kaiser yang berangkat dari Tunisia bersama aktivis dari Aljazair.

Dua perempuan lain yang semula dijadwalkan ikut, batal berangkat karena pertimbangan keamanan.

“Insya Allah di sini saudara-saudara Muslim yang baik-baik dan menjaga aku,” kata Wanda.

Keberangkatan Wanda merupakan bagian dari misi Global Sumud Flotilla, sebuah gerakan sipil internasional yang bertujuan menyalurkan bantuan dan menembus blokade Israel terhadap Gaza.

Perjalanan menuju Gaza diwarnai berbagai risiko, termasuk ancaman serangan udara dan tekanan politik.

Sebelum berlayar, rombongan sempat tertahan lebih dari dua minggu di Tunisia karena kesulitan mendapatkan kapal yang layak.

Beberapa kapten mundur akibat tekanan politik dan ancaman drone yang diyakini berasal dari Amerika Serikat dan Israel.

“Dua hari berturut-turut, kapal-kapal di pelabuhan ini dijatuhi drone,” ungkap Wanda dalam unggahan Instagram pribadinya.

Akhirnya, para aktivis memutuskan membeli kapal sendiri karena tidak ada pihak yang bersedia meminjamkan armada untuk misi berisiko tinggi tersebut.

Kapal Kaiser yang ditumpangi Wanda dan tim berangkat dari Pelabuhan Sidi Bou Said, Tunisia, pada Selasa, 16 September 2025.

Misi ini bertujuan membuka blokade Israel dan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza.

“Indonesia, kami akan berangkat ke Gaza! Untuk mematahkan blokade Zionis Israel dan untuk memecah kesunyian kalian,” tegas Wanda.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved