Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

[VIRAL] LSM KCBI Dilaporkan Usai Bela Siswi SMAN 1 Kabanjahe yang Dihina Oknum Guru BK dan Diduga Diintimidasi

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komunitas Cinta Bangsa Indonesia (KCBI) yang ancam oknum guru BK SMAN 1 Kabanjahe dilaporkan ke polisi (Facebook/ MedanWow)

Repelita Karo - Kasus dugaan perundungan terhadap salah satu siswi SMAN 1 Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, terus menjadi perhatian publik sejak mencuat pada akhir September 2025.

Siswi berinisial EP diduga menjadi korban intimidasi oleh oknum guru Bimbingan Konseling (BK) di sekolah tersebut. Peristiwa ini memicu reaksi keras dari Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Cinta Bangsa Indonesia (KCBI) yang langsung mendatangi sekolah dan menyampaikan ancaman terhadap guru bersangkutan.

Namun, pihak sekolah tidak tinggal diam. Kepala SMAN 1 Kabanjahe, Eddyanto Bangun, melalui unggahan akun Facebook Karo News pada Sabtu, 27 September 2025, menyatakan bahwa pihaknya telah melaporkan tindakan ancaman tersebut ke Polres Karo.

Mengenai kasus pengancaman terhadap ibu FAS selaku guru BK sudah dilaporkan ke Polres Karo dan saat ini masih dalam proses, tulis Eddyanto dalam unggahan tersebut.

Kasus ini bermula dari pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) yang diterima EP sebesar Rp4,5 juta pada Oktober 2024. Padahal, nominal yang seharusnya diterima hanya Rp1,8 juta.

Selisih dana tersebut baru diketahui dua bulan setelah pencairan. Pihak sekolah kemudian meminta agar kelebihan dana dikembalikan. Keluarga EP menyanggupi dengan cara mencicil sebesar Rp100 ribu per bulan.

Namun, cicilan tersebut tidak berjalan sesuai kesepakatan. Guru BK yang merasa kecewa disebut mulai melakukan tekanan terhadap EP.

Intimidasi yang dilakukan oknum guru BK disebut berlangsung terus-menerus. Hingga pada satu kesempatan, guru tersebut melontarkan ucapan yang merendahkan EP dengan menyebutnya miskin.

Ucapan tersebut diduga menjadi pemicu EP melakukan percobaan bunuh diri dengan cara menenggak racun. Beruntung, nyawa EP berhasil diselamatkan setelah mendapat penanganan medis.

Insiden ini mendorong LSM KCBI mengambil langkah tegas untuk membela EP dan keluarganya. Mereka menilai tindakan guru BK telah melampaui batas dan merugikan secara psikologis.

Hingga kini, proses hukum terhadap laporan pihak sekolah dan tuntutan dari LSM KCBI masih berjalan. Publik menanti kejelasan dan penyelesaian adil atas kasus dugaan bullying yang terjadi di lingkungan pendidikan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved