:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4998260/original/094568700_1731202490-Gb7cbzPasAAvvPb.jpg)
Jakarta, 8 Desember 2024 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno, sebagai pemenang Pilkada Jakarta. Pasangan nomor urut 3 tersebut berhasil memperoleh suara sebesar 50,07 persen.
Kemenangan ini disambut meriah oleh para pendukungnya, termasuk artis senior Roy Marten. Menurutnya, hasil Pilkada Jakarta kali ini merupakan kenyataan yang tak bisa dibantah. "Rakyat memilih, dan ini adalah sebuah kenyataan. Selamat untuk Mas Pram dan Rano," ujar Roy Marten di kawasan TB Simatupang, Jakarta, Minggu (8/12/2024).
Roy Marten menambahkan bahwa kemenangan Pramono Anung dan Rano Karno sudah diprediksi sejak awal. Para pendukung, termasuk dirinya, sudah yakin dengan tren elektabilitas pasangan ini yang terus menunjukkan peningkatan, bahkan hingga hari terakhir kampanye.
"Dari awal kami memang sudah yakin. Indikasinya gini, mereka ini kan dari nol persen, tiba-tiba terus nanjak. Trennya memang naik," jelas Roy Marten.
Selain itu, pasangan Pramono-Rano juga mendapat dukungan dari dua mantan Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Anies Baswedan. Kedua figur tersebut memiliki basis pendukung yang kuat di Jakarta, yang menurut Roy Marten turut berkontribusi dalam kemenangan pasangan tersebut.
"Ada faktor Ahok dan Anies juga kan. Itu sangat berpengaruh dan itu yang membuat kami yakin mereka akan menang satu putaran," tambah Roy Marten.
Roy Marten juga mengungkapkan bahwa pasangan Pramono Anung dan Rano Karno memiliki kombinasi yang ideal. "Mereka pasangan yang saling melengkapi. Mas Pram birokrat yang handal, punya pengalaman luar biasa. Sedangkan Rano dalam kesenian saya kira mumpuni," ungkap Roy Marten.
Dia menilai bahwa duet birokrat dan seniman ini akan membawa angin segar bagi Jakarta. "Birokrat dan seniman adalah pasangan yang sangat menarik. Jakarta akan dipimpin oleh pasangan yang idealis ini," katanya.
Roy Marten juga menilai kemenangan Pramono Anung dan Rano Karno sebagai simbol perlawanan rakyat terhadap upaya pengkerdilan demokrasi oleh pihak yang berkuasa. "Ini sebuah perlawanan rakyat untuk melawan instruksi dari atas. Ini bukti rakyat tidak bisa didikte lagi," tegasnya.(*)
Editor: Elok WA R-ID

