
JAKARTA, 02 Desember 2024 – Belakangan ini, isu di media sosial ramai membahas pernyataan resmi Komite Donor Darah Indonesia (KDDI) yang mengundang Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) di Jakarta.
Selain itu, ada petisi yang mendukung Agung Laksono, politisi Partai Golkar, untuk menggantikan Jusuf Kalla sebagai Ketua Umum PMI Pusat.
Pengamat Politik, Rocky Gerung, memberikan tanggapan bahwa banyak pihak yang mencoba mengincar posisi di PMI sebagai batu loncatan untuk meraih jabatan yang lebih tinggi.
“Orang-orang mengincar PMI karena organisasi ini dianggap sebagai stepping stone untuk jabatan lebih tinggi, padahal ini seharusnya menjadi jabatan terakhir bagi mereka yang ingin mengabdikan diri dalam kemanusiaan,” ujar Rocky dalam video di kanal YouTube Rocky Gerung Official, Senin (02/12/2024).
Rocky menegaskan bahwa permasalahan ini terkesan kecil namun dampaknya bisa besar, mengingat PMI adalah organisasi kemanusiaan yang tidak boleh dijadikan alat politik.
“PMI adalah organisasi kemanusiaan yang juga berhubungan dengan organisasi kemanusiaan dunia. Jadi, jika ada politisi yang berusaha mengambil alih kepemimpinan PMI dengan cara politis, itu merusak prinsip kemanusiaan yang adil dan beradab,” jelasnya.
Rocky juga menambahkan bahwa jabatan Ketua PMI bukanlah jabatan politis, melainkan sebuah bentuk rezeki bagi mereka yang mengabdikan diri pada kemanusiaan.
“Jabatan Ketua PMI adalah rezeki, bukan jabatan politik. Kontroversi akan muncul jika seorang politisi direncanakan untuk menjabat posisi ini,” tegas Rocky.
Menurutnya, jabatan Ketua PMI seharusnya diberikan kepada seseorang yang telah mengabdikan hidupnya untuk kemanusiaan, bukan untuk kepentingan politik.(*)
Editor: Elok R-ID

