Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

APBN Boncos, Rocky Gerung Kritik Pemangkasan Anggaran Makan Siang Anak

 

Pemerintah kini menghadapi dilema besar dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menurut Rocky Gerung, kebijakan infrastruktur era Presiden Jokowi yang dianggap ‘ugal-ugalan’ menjadi beban bagi pemerintahan Prabowo, yang kini harus memikirkan mana yang menjadi prioritas.

Salah satu keputusan kontroversial yang diambil Presiden Prabowo adalah pemangkasan anggaran makan siang gratis untuk siswa yang semula Rp15.000 menjadi hanya Rp10.000.

“Ini adalah pilihan sulit yang harus dihadapi oleh Prabowo. Anggaran yang terbatas memaksa pemerintah untuk melakukan trade-off,” kata Rocky Gerung.

Salah satu langkah Presiden Prabowo yang disorot adalah kenaikan gaji dan tunjangan bagi guru, baik ASN maupun honorer.

Menurut Rocky, ini merupakan langkah radikal yang diambil untuk memastikan sektor pendidikan tetap terjaga meski anggaran terbatas.

Namun, Rocky mengkritik pemangkasan anggaran makan siang.

“Pada saat yang bersamaan kita ingin memastikan kualitas pendidikan tetapi kita juga harus memperhatikan kebutuhan gizi para siswa. Menurunkan anggaran makan siang dari Rp15.000 menjadi Rp10.000 tentu akan berpengaruh pada kualitas gizi anak-anak,” jelas Rocky.

“Padahal pada usia-usia formatif, nutrisi sangat penting bagi perkembangan otak mereka,” tambahnya.

Rocky juga menambahkan bahwa ada kontradiksi dalam kebijakan pemerintah yang tetap mengutamakan proyek-proyek besar, termasuk infrastruktur.

“Dengan anggaran yang terbatas, Prabowo harus memutuskan antara memenuhi kebutuhan dasar rakyat atau melanjutkan proyek-proyek yang sebenarnya tidak mendesak,” ungkap Rocky.

Terkait dengan proyek Ibu Kota Negara (IKN), Rocky berpendapat bahwa pemerintah Prabowo kemungkinan besar akan membatalkan atau menunda proyek tersebut.

“Proyek-proyek yang lebih mengutamakan konsumsi anggaran tanpa dampak langsung terhadap kemajuan bangsa seharusnya bisa dihentikan. IKN misalnya, meskipun strategis, tapi pada situasi seperti ini kita harus berpikir jangka panjang,” ujarnya.

Rocky juga mengingatkan bahwa setiap kebijakan harus berpihak pada rakyat.

“Prabowo harus memastikan bahwa setiap keputusan pemerintah benar-benar berpihak pada rakyat, bukan hanya sekadar proyek yang menguntungkan kelompok tertentu,” kata Rocky.

Menurutnya, jika APBN terbatas, maka pemerintah harus memastikan dana tersebut digunakan secara bijaksana untuk prioritas yang benar-benar krusial seperti pendidikan dan pengentasan kemiskinan.

Rocky Gerung menegaskan bahwa kebijakan pemerintahan Prabowo harus lebih konsisten dan jelas dengan memfokuskan anggaran pada kepentingan rakyat.

“Kita harus berpikir ideologis dan strategis. Jika Prabowo serius ingin mensejahterakan rakyat, maka pendidikan, kesehatan, dan gizi anak-anak harus menjadi prioritas utama. Jangan biarkan proyek-proyek konsumtif mengalihkan anggaran yang seharusnya untuk masa depan bangsa,” tutup Rocky.***

Editor: Elok R-ID

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved