Berita, Nasional

Sertifikat Mualaf dr Richard Lee Dicabut, Ustaz Derry Sulaiman Bersaksi: Saya Tahu Beliau Muslim Sedari Awal

Repelita.net

05 May 2026 22:40 WIB • 760 view

Sertifikat Mualaf dr Richard Lee Dicabut, Ustaz Derry Sulaiman Bersaksi: Saya Tahu Beliau Muslim Sedari Awal
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Polemik pencabutan sertifikat mualaf dr Richard Lee oleh Mualaf Center Indonesia (MCI) terus bergulir, dan kini Ustaz Derry Sulaiman angkat bicara memberikan pembelaan tegas serta kesaksian langsung mengenai status keislaman sang dokter kecantikan tersebut.

Ustaz Derry Sulaiman yang merupakan tokoh yang membimbing langsung proses syahadat dr Richard Lee pada 5 Maret 2025 bersama Ustaz Felix Siauw menyatakan bahwa dirinya tahu betul sejak awal bagaimana proses hijrah dr Richard Lee hingga resmi menjadi mualaf.

ADVERTISEMENT

Setelah melakukan klarifikasi atau tabayyun langsung dengan pihak MCI yang dipimpin Hanny Kristianto, Ustaz Derry Sulaiman menegaskan bahwa pencabutan sertifikat yang bersifat administratif sama sekali tidak membatalkan status keislaman seseorang di mata Tuhan.

"Tidak ada satu orang manusia pun yang bisa mengatakan 'Kamu bukan Islam' kalau orang itu bersyahadat dan mengaku seorang muslim," tegas Ustaz Derry Sulaiman dalam pernyataannya yang dikutip pada Selasa, 5 Mei 2026.

Melalui komentar yang diunggah di akun Instagram dr Richard Lee, Ustaz Derry Sulaiman menuliskan dengan lantang kesaksiannya yang berbunyi, "BISMILLAH, SAYA BERSAKSI DR RICHARD ADALAH SEORANG MUSLIM… SEMOGA TETAP ISTIQOMAH DALAM IMAN & ISLAM SAMPAI AKHIR HAYAT…"

Ustaz Derry juga menegaskan dengan nada tinggi bahwa tidak ada satu manusia pun yang memiliki kewenangan untuk membatalkan keislaman seseorang yang telah mengucapkan dua kalimat syahadat dan mengakui dirinya sebagai muslim.

"TAK ADA SEORANG MANUSIA PUN YANG BISA MEMBATALKAN KEISLAMAN SESEORANG… TETAP SEMANGAT & DO'A TERBAIK BUAT DOKTER RICHARD SEKELUARGA… AAMIIN," lanjutnya menguatkan dr Richard Lee di tengah badai polemik.

Terkait kabar yang menyebut dr Richard Lee tidak melaksanakan kewajiban shalat, Ustaz Derry mengingatkan bahwa seorang mualaf adalah sosok yang masih dalam posisi lemah baik secara akidah maupun pengamalan ibadah, sehingga perlu dirangkul bukan dihakimi.

"Mualaf itu artinya lemah, jadi orang yang baru-baru masuk Islam adalah orang yang masih lemah, baik secara keyakinan, akidah, maupun amalnya," jelas Ustaz Derry dalam keterangan terpisah.

Ia juga mengungkapkan bahwa masih rutin berkomunikasi dan bertemu dengan dr Richard Lee dalam beberapa minggu terakhir, dan dari pertemuan tersebut ia memastikan bahwa sang dokter masih menjalankan keyakinannya sebagai seorang muslim.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal MCI Hanny Kristianto mengumumkan pencabutan sertifikat mualaf dr Richard Lee melalui kanal YouTube Reyben Entertainment pada Minggu, 3 Mei 2026 dengan alasan utama sertifikat tidak digunakan sebagaimana mestinya karena KTP dr Richard Lee hingga saat ini masih tercantum agama Katolik.

"Sertifikat disia-siakan. Contoh nyata: sudah 1 tahun lebih tidak digunakan sebagaimana mestinya (KTP sampai hari ini masih Katolik) sebisa mungkin saya tidak mau bertikai untuk rebutan jenazah lagi," tulis Hanny Kristianto di akun Instagram pribadinya.

Pencabutan ini menurut Hanny murni bersifat administratif dan bukan bertujuan untuk membatalkan keislaman dr Richard Lee secara spiritual, serta dilakukan karena MCI khawatir sertifikat tersebut akan dijadikan sebagai alat bukti atau barang bukti dalam persidangan.

"Akhirnya saya pikir kok yang harusnya sertifikat untuk administrasi akan digunakan dalam konstruksi hukum di pengadilan, otomatis saya dan pengurus akan bolak-balik ke pengadilan," jelas Hanny Kristianto.

Pencabutan sertifikat mualaf oleh MCI ini membuat dr Richard Lee kehilangan pengantar administratif apabila hendak mengubah status agama di KTP dan dokumen kependudukan lainnya, namun status spiritualnya sebagai seorang muslim menurut Ustaz Derry tetap utuh dan tidak bisa dibatalkan oleh siapapun.

Menanggapi polemik yang memanas ini, pihak dr Richard Lee melalui admin akun Instagramnya memilih bersikap tenang dan legowo dengan menyatakan bahwa keyakinan adalah perjalanan pribadi antara manusia dengan Tuhan, bukan sekadar label atau dokumen administratif.

"Kami menghargai setiap proses dan keputusan yang ada. Bagi kami, keyakinan adalah perjalanan pribadi antara manusia dan Tuhan, bukan sekadar label atau dokumen. Dr. Richard tetap fokus menjalani hidup dengan nilai yang baik, berbuat yang terbaik untuk orang lain, dan terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik," tulis pernyataan resmi dari tim dr Richard Lee.

Hingga saat ini publik memperdebatkan pro dan kontra terkait keputusan MCI mencabut sertifikat mualaf dr Richard Lee, namun Ustaz Derry Sulaiman bersama tokoh lainnya tetap konsisten memberikan pembelaan dan memastikan bahwa status keislaman dr Richard Lee tidak berubah di mata Tuhan. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung