Berita, Nasional

Respons DPR Atas Tuntutan Mahasiswa: Janjikan Pencabutan Status Tersangka dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Repelita.net

20 June 2026 15:23 WIB • 872 view

Respons DPR Atas Tuntutan Mahasiswa: Janjikan Pencabutan Status Tersangka dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Pimpinan DPR RI menemui ribuan mahasiswa yang menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, pada Jumat malam (19/6/2026).

Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, mengungkapkan telah berkoordinasi dengan Kepala Badan Gizi Nasional terkait tuntutan perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis.

ADVERTISEMENT

Hasil evaluasi dari pihak terkait mengindikasikan peluang penghematan anggaran negara hingga mencapai Rp70 triliun melalui optimalisasi program tersebut.

"DPR siap memfasilitasi teman-teman mahasiswa berdialog langsung dengan Kepala BGN apabila masih ada hal yang ingin disampaikan," ujar Saan di hadapan massa aksi.

Selain isu pangan, pihak dewan telah berkomunikasi dengan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, guna menyikapi keluhan mengenai kelangkaan bahan bakar minyak bersubsidi di berbagai wilayah.

Saan menambahkan bahwa Menteri ESDM telah memberikan janji untuk segera menangani persoalan tersebut secara serius.

Mengenai status hukum 16 mahasiswa Universitas Trisakti, pimpinan DPR memastikan proses komunikasi dengan otoritas terkait sudah berjalan.

"Posisinya masih tersangka tetapi belum diproses. Tadi kami sudah berkomunikasi dan insyaallah dalam satu minggu ke depan status tersangka 16 mahasiswa Trisakti itu akan dicabut," jelas Saan.

Sementara itu, dua mahasiswa Universitas Mercu Buana bernama Jeffri dan Habib yang sempat diamankan polisi juga mendapatkan kepastian pembebasan.

"Tapi malam ini begitu bubar demo ini, dia langsung bebas lepas dari sini," tambah Saan terkait nasib kedua mahasiswa tersebut.

Wakil Ketua DPR RI lainnya, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa lembaganya telah menerima seluruh aspirasi mahasiswa dan berkomitmen untuk menyampaikannya kepada pemerintah.

"Barusan kami sudah melakukan audiensi, menerima aspirasi dari teman-teman yang diwakili. Kami akan sampaikan ke eksekutif. Menteri ESDM maupun Kepala BGN dan disampaikan langsung aspirasi tersebut disampaikan oleh kami kepada mereka," kata Dasco.

Setelah dialog berlangsung, massa mahasiswa membubarkan diri dengan tertib sekitar pukul 20.15 WIB dan arus lalu lintas di kawasan tersebut mulai kembali normal. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung